Sitti Asmah, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
 BELAJAR NYETIR BERBUAH PETAKA  Oleh Sitti Asmah, S.Pd.

BELAJAR NYETIR BERBUAH PETAKA Oleh Sitti Asmah, S.Pd.

#Tantangan Menulis Hari Ke_191

#Gurusiana

#Media Guru Indonesia

#Pentigraf

BELAJAR NYETIR BERBUAH PETAKA

Oleh: Sitti Asmah, S.Pd.

Pada hari ketiga Ramadhan ibu Ayu sangat senang. Pasalnya suaminya tiba-tiba bersedia mengajarinya nyetir mobil. Selama ini Ibu Ayu ingin sekali belajar nyetir mobil. Ibu Ayu merasa susah jika ingin bepergian. Setiap mau berangkat harus minta diantar oleh suami atau anaknya.

Suatu hari ibu Ayu akan bepergian dan banyak barang yang akan dibawa serta. Waktu itu ibu Ayu sangat sedih. Ibu Ayu minta bantuan suaminya. Suami ibu Ayu tidak menyanggupi karena ada acara yang lebih penting. Ibu Ayu beralih ke anak menantunya. Anak menantunya pun tidak bisa karena ada janji yang harus dia tepati.

Malam itu tanpa memberitahukan anak-anaknya ibu Ayu akan mulai belajar nyetir. Rencananya suami ibu Ayu akan mengajarinya setelah pulang shalat tarawih. Jalanan juga sudah agak lengang dan sepi di jam seperti itu. Akhirnya mereka pun sudah pulang shalat tarawih. Suami ibu Ayu menyuruh menantunya mengeluarkan mobilnya. Dipanggilnya ibu Ayu untuk masuk ke mobil. Mereka menuju jalanan. Setelah agak jauh dari rumah suami Ibu Ayu berpindah tempat. Dia memberikan kesempatan ke ibu Ayu duduk di belakang setir. Dengan basmalah ibu Ayu mulai menyetir dengan pelan. Suami ibu Ayu memberi instruksi di sampingnya. Lama kelamaan ibu Ayu menyetir dengan agak kencang. Suami ibu Ayu menyuruhnya untuk menginjak rem. Ibu Ayu melakukan apa yang diinstruksikan oleh suaminya. Semakin direm semakin kencang ternyata ibu Ayu menginjak gas bukan rem. Suami ibu Ayu berusaha mengambil alih setir dan tetap menyuruh ibu Ayu menginjak rem. Dengan sekuat tenaga ibu Ayu merasa menginjak rem. Mobil malah melaju sangat kencang dan melewati got depan SMAN 5 Sinjai. Mobil akhirnya bisa berhenti setelah menabrak taman bunga SMAN 5 Sinjai. Mobil mereka hancur bagian depannya. Wajah ibu Ayu terbentur keras di setir mobil. Wajahnya bengkak dan memerah. Suami ibu Ayu nengalami patah tulang di bagian bahunya. Untung masih ada pengendara yang lewat sehingga ada yang menolongnya. Tidak lama keluarganya datang dan membawa mereka ke rumah sakit. Orang yang menolong mereka tidak menyangka ibu Ayu dan suaminya bisa selamat. Dilihat dari mobilnya mereka sepertinya sudah tak tertolong lagi. Namun Allah masih menyayangi ibu Ayu dan suaminya. Mereka masih bernafas hingga hari ini walaupun mengalami luka dan patah tulang yang serius. Niat hati belajar nyetir malah menuai petaka bagi ibu Ayu dan suaminya. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi ibu Ayu. Aamiin ya rabbal alamin 🤲

Salam Literasi 💪💪💪

Sinjai_Ahad, 02 Mei 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post