MERAIH MIMPI TAK SEMUDAH MEMBALIKKAN TELAPAK TANGAN OLEH SITTI ASMAH, S.Pd
#Tantangan Menulis Hari Ke-199
#Gurusiana_MGI
#Lomba Bulan Mei 2021
MERAIH MIMPI TAK SEMUDAH MEMBALIKKAN TELAPAK TANGAN
OLEH: SITTI ASMAH, S.Pd.
Buku merupakan jendela ilmu pengetahuan. Buku banyak membawa manfaat dalam kehidupan manusia bagi yang memanfaatkannya. Sudah lama aku bercita-cita menerbitkan sebuah buku namun selalu terkendala dengan rasa tidak percaya diri yang kumiliki. Sejak kuliah aku sudah mulai menorehkan karya berupa puisi. Aku merasa kurang yakin dengan karyaku sendiri. Aku malu memperlihatkan karyaku. Karya yang berbentuk naskah puisi itu hanya mendekam di laptop saja hingga aku bertemu dengan komunitas yang lagi viral di facebook. Komunitas yang anggotanya sudah mencapai ribuan orang dari bebagai profesi. Komunitas itu dikenal dengan nama Media Guru Indonesia.
Sejak aku bertemu dan bergabung dengan komunitas tersebut kembali aku merasa ada angin segar. Angin segar itu seakan berbisik mesra agar aku kembali melanjutkan karyaku. Karya yang kuharapkan bisa mewujudkan cita-citaku sesegera mungkin untuk memiliki buku. Dengan bertemunya aku dengan komunitas Media Guru Indonesia aku termotivasi dengan karya teman-teman hebat yang lebih dahulu mengenal komunitas tersebut. Banyak jenis tulisan yang dipersembahkan teman-teman di komunitas itu. Ada cerpen, puisi, pentigraf, kolom, pantun dan banyak lagi tulisan keren lainnya. Aku pun menikmatinya setiap saat. Pada akhirnya, aku tergoda untuk menggali dan mengasah dunia literasiku lebih bersinar lagi. Aku mulai mendalami kembali dunia menulisku setelah fakum bertahun-tahun lamanya. Aku memulainya di bulan Oktober 2020.
Di komunitas Media Guru Indonesia pula aku mengenal blok gurusiana yang fenomenal itu. Anggotanya juga tak kalah banyak dari Media Guru Indonesia. Rasa-rasanya aku terhipnotis lagi bergabung di blog luar biasa tersebut. Aku ingin menguji nyaliku dalam berkarya. Aku tak mau menyia-nyiakan waktuku. Aku langsung saja mendaftar menjadi anggota blok Gurusiana. Sungguh suatu kesyukuran aku bisa diterima bergabung di blok yang maha dahsyat itu. Aku juga mulai mengikuti tantangan di blok gurusiana untuk lebih mendisiplinkan diri dalam menulis dan berkarya. Tak terasa aku sudah mengikuti tantangan menulis selama beberapa bulan. Aku sudah mengantongi piagam biru, perak, dan emas. Itu artinya tabungan karyaku di blok gurusiana sudah semakin banyak.
Semakin hari semakin menggebu-gebu keinginanku untuk segera memiliki buku. Akhirnya di bulan Januari 2021 aku mengikuti pelatihan Sagusabu yang diselenggarakan oleh IGMPL Jatim selama tiga hari. Pelatihan itu dimulai pada tanggal 22 sd. 24 Januari 2021 dan dilanjutkan di WAG selama satu bulan. Aku sangat senang telah mengikuti pelatihan Sagusabu IGMPL Jatim tersebut. Selain mendapat teman baru aku juga bisa merealisasikan mimpi indahku selama ini. Pelatihan itu mewajibkan pesertanya menelorkan satu guru satu buku dalam satu bulan. Di Sagusabu itulah aku mampu menyelesaikan naskah buku pertamaku. Aku dibantu oleh ibu Lilik Fatkhu Diniyah sang editor handal dan baik hati. Beliau membatu, mengarahkan, dan memotivasi aku dalam menyelesaian naskah bukuku.
Buku perdanaku ini merupakan sebuah antologi puisi yang berjudul “Empat Baris Untaian Rasa”. Buku antologi ini berisi kumpulan puisi yang menggambarkan ungkapan perasaanku sebagai penyairnya. Puisi-puisi dalam buku ini mengungkapkan rasa kagum dan nasihat-nasihat yang penuh makna. Karya dalam buku antologi puisi ini juga mampu menutrisi jiwa demi mencapai tujuan hidup di alam keabadian. Setiap baitnya diramu dengan bahasa yang lugas, singkat, padat, dan sarat makna. Kekayaan makna yang tersurat maupun yang tersirat dalam buku ini mampu memberikan energi positif bagi pembacanya.
Pada akhir Februari 2021 aku mendapat kabar baik lewat email tentang karyaku yang sudah selesai. Aku pun langsung pesan cetak buku tersebut. Akhirnya di akhir bulan Maret buku antologi puisiku mendarat dengan cantik di pelukanku. Aku sangat bangga telah memiliki buku solo. Tidak gampang memiliki sebuah buku. Semua butuh proses dan pengorbanan. Selain itu perlu pula keseriusan dan kedisiplinan dalam menorehkan karya yang akan dibukukan. Pada intinya meraih mimpi itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Semoga dalam waktu dekat aku kembali menerbitkan buku yang kedua. Aamiin Ya Rab…
Sinjai, Senin, 10 Mei 2021

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
