ROTI TAWAR YANG MENGECEWAKAN Oleh Sitti Asmah, S.Pd.
#Tantangan Menulis Hari Ke-211
#Gurusiana
#Media Guru Indonesia
#Pentigraf
ROTI TAWAR YANG MENGECEWAKAN
Oleh: Sitti Asmah, S.Pd.
Warung depan rumah tertutup rapat. Pertanda penghuninya lagi bepergian. Waktu belanja tadi malam pak Jufri pemilik warung bercerita padaku. Hari ini mereka akan ke Sengkang. Pak Jufri dan keluarganya akan menghadiri acara pernikahan ponakannya.
Pagi ini buah hatiku ingin makan roti tawar. Mereka ingin pake toping coklat leleh tambah keju. Kebetulan persiapan topingnya masih banyak. Buah hatiku kecewa saat membuka kulkas. Roti tawar ternyata sudah ludes. Mereka merengek dibelikan roti tawar. Aku meminta mereka untuk sabar. Aku menyelesaikan jemuran ku terlebih dahulu. Sayang kalau ku tinggalkan.
Setelah selesai menjemur pakaian aku mengeluarkan motor beat kesayanganku. Aku tak ingin buah hatiku ngambek hanya karena sebungkus roti tawar. Aku terpaksa ke warung yang agak jauh dari rumah. Warung depan rumah tertutup mulai subuh tadi. Sesampai di warung aku mengambil dua bungkus roti tawar dan sebungkus biskuit kesukaan ayahnya. Aku membayarnya lalu pulang. Buah hatiku sudah menunggu di teras. Mereka tersenyum dan berlomba mengambil kantongan di motorku. Mereka masuk sambil berlari kecil. Mereka kelihatan sangat bahagia. Kebahagian itu cukuplah sederhana. Mereka pada heboh di dapur. Ada yang membuka kulkas mencari coklat dan keju. Ada yang menyiapkan piring dan parut keju. Mereka bekerja sama dengan antusias. Aku bertugas melelehkan coklat. Setelah siap Si sulung mulai membuka bungkusan roti. Dia mengambil selembar dan mengoleskan toping kesukaannya. Belum selesai selembar diberi toping adiknya berteriak. "Liat pinggiran rotinya kak, di situ ada bulunya"! Teriak adiknya. Wajah buah hatiku seketika berubah kecewa mendapatkan roti yang berbulu. Acara makan rotinya ambyar sudah. Mereka langsung membuangnya dan memilih makan biskuit yang aku beli untuk ayahnya. Roti yang ku beli ternyata sudah tak layak dikonsumsi. Kemungkinan roti itu sudah lama mendekam di warung karena tidak ada peminatnya.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Sabtu, 22 Mei 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
