SALAHKU DI MANA? Oleh Sitti Asmah, S.Pd.
#Tantangan Menulis Hari Ke-201
#Gurusiana
#Media Guru Indonesia
#Pentigraf
SALAHKU DI MANA?
Oleh: Sitti Asmah, S.Pd.
Lany seorang gadis yang pendiam. Lany anak kedua dari dua bersaudara. Lany mempunyai seorang kakak yang bernama Luna. Kakak Lany seorang wanita karier. Kakak Lany sangat dibangga-banggakan oleh keluarganya terutama ayahnya. Kini Lany sudah kuliah di salah satu universitas ternama di kotanya.
Sejak SMA Lany lebih memilih tinggal bersama neneknya. Lany merasa hanya dari neneknya lah dia mendapat kasih sayang lebih. Ayahnya hanya menyayangi kakaknya saja. Setiap hari Lany selalu dibanding-bandingkan dengan kakaknya. Lany sedih dengan perlakuan ayahnya tersebut. Lany merasa diperlakukan kurang adil di keluarganya. Hanya ibu dan neneknya yang menyayanginya di dunia ini. Karena tak tahan dengan perlakuan ayahnya itulah akhirnya Lany memilih tinggal bersama neneknya. Di rumah neneknya Lany mendapatkan yang diinginkannya. Lany mendapat kasih sayang yang berlimpah ruah seperti yang diharapkannya selama ini.
Dari awal ayah Lany tidak menghendaki kelahirannya di dunia ini. Itulah sebabnya Lany tidak diperhatikan oleh ayahnya. Hanya ibunya lah yang membuatnya masih bisa bertahan di rumah hingga lepas dari SMP. Sebenarnya kakaknya juga menyayanginya namun Lany tak peduli. Dalam hati Lany merasa iri dengan kakaknya. Hanya kakaknya yang disayang oleh ayahnya selama ini. Hanya kakaknya yang dianggap anak oleh ayahnya. Lany hanya dianggap numpang hidup saja. Setiap saat Lany menumpahkan semua kesedihan dan kekecewaannya ke dalam buku diary. Pernah suatu hari ibunya meminta ayahnya agar memberikan juga kasih sayangnya kepada Lany sama dengan yang diberikan kepada Luna kakaknya. Ibunya mengingatkan ayahnya kalau semua ini sudah takdir yang kuasa. Luna dan Lany sama-sama amanah yang dititipkan Allah kepada mereka. Ayahnya malah emosi dan membentak ibunya. Lany kaget dan lemas mendengar kata-kata yang menusuk relung hatinya. Ayahnya mengatakan dengan keras dan jelas kalau ternyata dirinya memang tidak diharapkan dari awal. Sebenarnya ayahnya sangat mengharapkan seorang anak laki-laki namun lahir dirinya yang berkelamin perempuan. Ayahnya mengidam- idamkan anak laki-laki sebagai penerus keturunannya. " Salah aku di mana"? Batin Lany menjerit.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Rabu, 12 Mei 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
