JANGAN LUPA BANGUNKAN ANAKKU Oleh Sitti Asmah
#Tantangan Menulis Hari Ke-275
#Gurusiana
#Media Guru Indonesia
#PENTIGRAF
JANGAN LUPA BANGUNKAN ANAKKU
Oleh: Sitti Asmah
Fahmi anak yang mandiri dan pemberani. Liburan semester yang lalu Fahmi berlibur ke rumah neneknya. Neneknya tinggal di Makassar. Sang ibu menitipkannya pada seorang sopir DAMRI kenalannya. Ibu Fahmi meminta supir DAMRI itu menjaga Fahmi. Fahmi disuruh duduk di depan dekat pak sopir agar aman. Ibu Fahmi berpesan agar pak sopir DAMRI membangunkan anaknya jika sudah sampai di Bantaeng. Pak sopir DAMRI mengiyakan tanda siap melaksanakan amanah dari ibu Fahmi. Sebelum berangkat ibu Fahmi sekali lagi mewanti-wanti sopir DAMRI dan anaknya. "Pak sopir, jangan lupa bangunkan anakku kalau sudah di Bantaeng nah" tegas ibu Fahmi.
Tak lama DAMRI pun berangkat. Dalam perjalanan Fahmi tidak berhenti bertanya. Setiap Lima belas menit Fahmi bertanya lagi. Pak sopir merasa bosan dan kesal selalu ditanya. Pak sopir akhirnya menyuruh Fahmi tidur dan akan dibangunkan setelah sampai Bantaeng. Fahmi mengikuti saran pak sopir. Fahmi tertidur pulas. Namun, tanpa disadari, sopir kebablasan sampai sepuluh kilometer melewati Bantaeng.
Pak sopir DAMRI panik. Dia baru ingat. Fahmi tidak dibangunkan waktu di Bantaeng. Setelah berembuk dengan para penumpang lainnya akhirnya, pak sopir putar balik lagi ke Bantaeng untuk menurunkan Fahmi yang ketiduran. Setelah perjalanan panjang akhirnya sampai juga di Bantaeng. Pak sopir membangunkan Fahmi. Anak itu menggosok-gosok matanya. Fahmi memastikan kembali ke pak sopir kalau dirinya betul-betul sudah berada di Bantaeng. Pak sopir meminta Fahmi menghubungi penjemputnya. Namun, Fahmi seakan tak mendengarnya. Fahmi malah membuka nasi dos yang dibawanya dari rumah. Sambil makan anak itu bercerita ke pak sopir kalau dia harus makan nasi dos pemberian ibunya setelah sampai di Bantaeng dan sebelum lanjut ke Makassar. Pak sopir tepuk jidat sambil memandang penumpangnya. Pak sopir baru sadar ternyata ibu Fahmi menyuruhnya membangunkan anaknya untuk makan. Dan tujuan asli anak itu ternyata Makassar juga.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Ahad, 25 Juli 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
