KECEWA TAK DAPAT BAGIAN Oleh Sitti Asmah
#Tantangan Menulis Hari Ke-263
#Gurusiana
#Media Guru Indonesia
#Pentigraf
KECEWA TAK DAPAT BAGIAN
Oleh: Sitti Asmah
Pagi itu aku tidak jadi berangkat dalam pengantaran uang Panai adik sepupuku. Aku berbaring saja di rumah. Setelah rasa pusingku agak reda aku berangkat ke rumah tanteku. Aku mengajak buah hatiku untuk membantu Tante membereskan peralatan kotornya.
Di rumah tanteku masih banyak keluarga yang menemaninya. Keluarga itu masih setia membatu tanteku. Ada yang menyapu lantai. Ada juga yang mengumpulkan piring dan gelas-gelas kotor. Mereka sepertinya sudah sarapan pagi. Piring-piring dan gelas-gelas kotor sudah bertumpuk di tempat pencucian.
Sebelum terjun cuci piring aku ingin mengisi terlebih dahulu kampung tengahku. Aku ingin makan soto ayam dan lontong. Aku menuju meja makan. Aku terlebih dahulu mengambil piring untuk si buah hati. Aku melirik ke tempat soto ayam. Terlihat menggiurkan. Aku mengambil untuk anakku. Tapi sungguh kecewa karena tinggal airnya yang tersisa. Aku dan buah hatiku sudah tak dapat bagian. Ayam, bihun, dan kentangnya sudah meninggalkan borkam itu. Aku tak jadi makan. Buah hatiku juga sudah tak berselera. Buah hatiku lebih berselera bermain game dari pada menikmati air soto ayam saja.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Selasa, 13 Juli 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
