Sitti Asmah, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
KELUARGAKU PERMATA PALING BERHARGA DI DUNIA INI  OLEH SITTI ASMAH, S.Pd.

KELUARGAKU PERMATA PALING BERHARGA DI DUNIA INI OLEH SITTI ASMAH, S.Pd.

#Tagursiana Hari Ke_257

#Media Guru Indonesia

#LombaBulanJuli2021

KELUARGAKU PERMATA PALING BERHARGA DI DUNIA INI

OLEH: SITTI ASMAH, S.Pd.

Rumah tangga adalah perhiasan dunia yang paling berharga. Tak ada kebahagiaan sempurna selain kehadiran keluarga di sisi kita. Suami, istri, dan anak adalah anggota inti keluarga.

Membangun sebuah keluarga merupakan impian hampir setiap pria dan wanita. Namun mewujudkan sebuah keluarga bahagia yang di dalamnya terdapat kerukunan dan ketenteraman bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kerjasama yang baik antar anggota keluarga untuk membangun keluarga yang bahagia.

Kehidupan di dunia tidak selamanya mulus dan tanpa masalah. Tak jarang jika manusia dihadapkan pada sebuah masalah yang membuat kita cek cok. Begitu pun dengan kehidupan rumah tangga seringkali datang ujian dan cobaan. Ada saja fitnah dan musibah yang terkadang datang sehingga pertengkaran tidak bisa dihindari.

Seperti halnya dengan rumah tanggaku. Aku dan suamiku pernah mengalami ketidakcocokan dalam membina mahligai rumah tangga. Kami sempat berpisah dalam kurung waktu yang cukup lama. Kami berpisah kurang lebih dua tahun. Perpisahan itu terjadi karena sesuatu dan lain hal yang sudah tidak dapat kami tolerir. Kala itu aku telah dikaruniai sepasang buah hati. Di masa perpisahan itu kami berusaha introspeksi diri. Orang tua kami berusaha memperbaiki hubungan kami agar bisa kembali bersatu. Kedua buah hatiku selalu menangis dan memanggil ayahnya karena rindu. Dari situlah aku berusaha dan bertekad memperbaiki kembali rumah tanggaku yang mulai kehilangan arah dan tujuan.

Suamiku menemui abahku untuk meminta izin kembali kepadaku. Abah sangat bersyukur dan bahagia mendengar keinginan dan maksud baik suamiku itu. Akhirnya kami pun sepakat untuk bersama dengan hati yang bersih dan tulus memperbaiki biduk rumah tangga kami. Suamiku kembali menikahi ku di depan penghulu dan keluarga. Suamiku mengucapkan ijab qabul dengan khusyu. Kami bertekad mengarungi bahtera rumah tangga bersama-sama. Kedua buah hatiku sangat ceria mendapatkan kasih sayang yang lengkap. Kasih sayang yang sempat menghilang kini kami rajut kembali. Kemesraan pun kembali tercipta. Kisah masa lalu yang kelam kami kubur dalam-dalam. Kami kembali membuka lembaran baru yang penuh kasih sayang.

Kami menjalani keseharian dengan bahagia dan penuh warna. Keceriaan buah hatiku menambah kedamaian rumah tanggaku. Suamiku semakin hari semakin menampakkan perubahan yang positif. Suamiku sangat bertanggung jawab dan perhatian kepadaku dan juga sang buah hati. Tak terasa keluarga kami bertambah anggotanya. Aku dan suamiku dikaruniai seorang jagoan lagi. Kami sangat bersyukur dengan hadirnya buah hatiku yang ketiga. Bertambah ramailah keluarga ku. Kami akan berusaha mendidik buah hati kami menjadi anak yang shaleh dan shalehah yang kelak membanggakan keluarga.

Terucap syukur di bibirku. Kini aku memiliki suami yang membahagiakan, melindungi, dan mencukupi kebutuhan hidupku dan ketiga buah hatiku. Suamiku kini berubah total setelah menikahiku kedua kalinya. Suamiku sangat menghargaiku sebagai istrinya. Dia pejuang keluarga bagiku. Aku pun tak mau kalah. Aku menjalankan peranku sebagai super mom yang total. Aku dengan senang hati dan sangat ikhlas menjalani hidupku sekarang. Perasaan yang tadinya tertekan sekarang plong. Anak-anak detail aku urus hingga mereka sehat, bersih, dan pintar.

Suamiku juga selalu menampakkan senyum ceria dari pagi hingga pulang ke rumah. Aku selalu menyambut suamiku dengan penuh cinta kasih dan sayang. Segala kebutuhannya aku persiapkan dengan ikhlas dan senang hati. Semua terpenuhi. Betapa kurasakan bahagianya keluargaku.

Suamiku selalu meluangkan waktu bersama kami. Aku dan buah hatiku selalu diajaknya keluar menikmati udara segar. Kami mengunjungi tempat rekreasi dan tempat bermain yang ada di daerah kami. Kami sekali-kali makan di luar untuk menyenangkan sang buah hati. Aku dan suamiku berusaha menyuguhkan suasana yang hangat dan akrab untuk keluargaku tercinta.

Aku adalah super mom. Aku dan tubuhku harus kuat agar bisa menjaga keluargaku yang seperti permata paling berharga di dunia ini. Seluruh hidupku hanya untuk suami dan buah hatiku tercinta karena Allah. Semoga keluarga kami sakinah, rukun, dan damai selalu. Aamiin.

Sinjai, 07 Juli 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post