SURAT BALASAN BEDDU Oleh Sitti Asmah
#Tantangan Menulis Hari Ke-303
#Gurusiana
#Media Guru Indonesia
#PENTIGRAF
SURAT BALASAN BEDDU
Oleh: Sitti Asmah
Beddu seorang remaja tanggung. Beddu anak seorang petani. Suatu hari Beddu ditangkap polisi karena dianggap teroris. Beddu dimasukkan ke dalam penjara. Bapak Beddu sudah tua. Bapak Beddu sangat sedih mendengar Beddu di penjara. Hanya Beddu satu-satunya tumpuan harapan orang tuanya.
Sepekan sudah Beddu mendekam di penjara. Sore ini Beddu mendapat surat dari bapaknya. Dalam surat tersebut bapak Beddu sangat sedih. Bapak Beddu sedih karena sudah masuk musim tanam jagung dan Beddu kini di penjara. Tidak ada yang membantu bapak Beddu mencakul kebun yang luas itu. Bapak Beddu hanya mengharapkan Beddu saja. Sementara Beddu kini dalam penjara.
Beddu membalas surat bapaknya. Beddu menyuruh bapaknya sabar. Beddu juga melarang bapaknya menggarap kebun sampai dia terbebas dari penjara. Beddu menulis dalam suratnya kalau kebunnya saat ini sudah dia tanami senjata, pistol, peluru, dan granat. "Tenang maki pak, biar tidak tanam jagungki musim ini ya", kata Beddu dalam surat balasannya. Ternyata surat balasan Beddu di sensor oleh sipir penjara. Sipir penjara langsung melaporkan Beddu ke tim Densus 88.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Ahad, 22 Agustus 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
