NIKMAT BERBAHASA MENGHASILKAN KARYA BERKUALITAS OLEH SITTI ASMAH, S.Pd.
#Tantangan Menulis Hari Ke_351
#Gurusiana_MGI
#Lomba Bulan Oktober 2021
NIKMAT BERBAHASA MENGHASILKAN KARYA BERKUALITAS
OLEH: SITTI ASMAH, S.Pd.
Bahasa merupakan alat komunikasi untuk menyampaikan gagasan, pesan, dan informasi yang tertanam dalam pikiran. Media penyampaiannya bisa melalui lisan atau tulisan. Bahasa juga memiliki peran sentral demi terciptanya masyarakat yang santun dan beradab. Seseorang dikatakan santun atau tidak ditentukan oleh sikap berbahasanya meliputi nada dan makna yang disampaikan.
Setiap orang memiliki kemampuan berpikir dengan baik, namun tidak semua orang memiliki kemampuan berbahasa dengan baik. Apa yang kita pikirkan belum tentu akan kita ucapkan dan lakukan, namun apa yang telah kita ucapkan itulah yang kita pikirkan dan lakukan. Bahasa dan berbahasa mampu mendefinisikan pola jati diri, pola karakter, dan pola berpikir seseorang. Kemampuan seseorang dalam berpikir dan berbahasa sebenarnya bisa diberdayakan, yaitu dengan melakukan usaha/ aktivitas atau keterampilan yaitu melatih diri kita untuk terampil.
Keempat keterampilan tersebut saling berhubungan, namun menulislah hal yang paling utama. Perbedaan utama antara menulis dan berbicara, yaitu orang yang menulis lebih berani daripada orang yang banyak berbicara tanpa memiliki makna dan tujuan. Orang yang hanya pandai berbicara belum tentu pandai menulis, ia lebih mengandalkan daya orasi daripada literasi.
Seseorang dikatakan memiliki kemampuan apabila telah melalui dan menyelesaikan sebuah proses, proses yang harus dilalui dalam bahasa dan berbahasa ialah empat aspek keterampilan berbahasa. Keempat aspek ini bukan hanya mendukung dalam ruang lingkup berbahasa saja melainkan dalam ruang lingkup kehidupan pun saling berhubungan erat. Keempat unsur tersebut yakni keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
Pemberdayaan keterampilan berbahasa sebenarnya bersumber dari keterampilan membaca dan menulis, setelah itu menyimak dan berbicara akan berkembang. Sebab siapa pun yang mampu membudakan baca dan tulis, maka ia telah memiliki senjata dan sarana dalam membangun peradaban dan tradisi masyarakat yang berilmu.
Buku adalah jendela dunia dan membaca adalah salah satu proses paling penting dalam menulis. Ungkapan tersebut memang telah merakyat. Tetapi benar adanya. Jendela tersebut hanya bisa dibuka ketika kita punya kuncinya, dan kuncinya adalah membaca. Dengan membaca buku di satu waktu, otak kita akan merangsang terbentuknya informasi baru di sistem daya ingat yang siap dipanggil kapan saja. Sehingga, kemungkinan kehabisan ide dalam menulis akan semakin sempit.
Dengan banyak membaca itulah, aku mulai memberanikan diri mengembangkan kemampuan menulisku dan mencoba mengikuti tantangan di blok Gurusiana pada bulan Oktober 2020. Pada awalnya aku merasa takut dan was-was tidak mampu menghasilkan tulisan setiap harinya. Namun, kekhawatiran itu berusaha kutepis dari benakku. Hingga pada akhirnya dengan mulus aku melewati tantangan demi tantangan.
Pikiran kerdilku mulai hilang sedikit demi sedikit selama bergabung di blok menulis terbesar dan terhebat gurusiana dan komunitas Media Guru Indonesia. Aku mulai memperdalam keterampilan berbahasa yang telah kumiliki sebelumnya. Aku selalu menyempatkan waktu membaca karya teman-teman hebat gurusianer. Karya-karya mereka menjadi motiovasi dan cermin besar bagiku untuk lebih produktif lagi dalam berkarya.
Keterampilan berbahasa yang kumiliki sejak di bangku kuliah hingga kini sangat membantu dalam menuangkan karya-karyaku kurang lebih setahun belakangan ini. Aku semakin giat menorehkan penaku untuk menghasilkan karya-karya yang berkualitas. Ide-ide cemerlang mengalir deras tiada henti dibenak ini. Semua itu tercipta dari hasil keterampilan berbahasa yang aku miliki dan terapkan disetiap waktu dan kesempatan.
Banyak sudah hasil karya yang tercipta dari goresan penaku selama bergabung di blok hebat gurusiana dan komunitas Media Guru Indonesia. Alhamdulillah aku merasa bangga telah memiliki buku solo yang berjudul Empat Baris Untaian Rasa. Dan lebih bangga lagi saat ini karyaku sudah menghiasi lima buku hasil lomba bulanan Media Guru Indonesia yakni Warna Kasih Ibu, Ayah Pejuang Keluarga, Satu Buku Sejuta Cerita, Keluarga Ceria Keluarga Bahagia, dan Tubuh Bugar Ide Segar. Aku berharap tulisan ini berhasil lolos dan ikut mengiasi buku lomba bulan ini. Semoga dengan pencapaian di atas, aku tambah produktif lagi dalam berkarya. Aamiin ya rabbal alamiin.
Sinjai_Sabtu, 09 Oktober 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
