RESEP ANTI BAPER Oleh Sitti Asmah
#Tantangan Menulis Hari Ke-371
#Gurusiana
#Media Guru Indonesia
KOLOM
RESEP ANTI BAPER
Oleh: Sitti Asmah
Baper atau bawa perasaan adalah suatu perasaan seseorang, di mana seseorang tersebut mudah terbawa-bawa perasaannya, mudah merasa serius ketika mendengar mengetahui suatu hal/ masalah, melebih-lebihkan perasaan pada saat menghadapi suatu masalah. Perasaan memanglah sudah menjadi bagian yang lumrah dalam tubuh seseorang, tetapi jika perasaan tidak digunakan dengan sebaik-baiknya maka akan berakibat fatal.
Baper tercipta bukan hanya sebatas dalam hubungan romantis maupun pertemanan, istilah baper juga dapat digunakan dalam berbagai situasi. Mulai dari baper karena perasaan kecewa atau kesal terhadap atasan di tempat kerja maupun baper yang disebabkan karena sikap orang lain yang tidak sesuai ekspektasi sendiri.
Terlebih bagi para kaum perempuan. Saking halus hatinya, sehingga biasanya merekalah yang paling mudah terserang penyakit baper dan kawan-kawannya. Hampir tiap hari jika kita tak pandai mengolah hati, hidup jadi susah, jadi gelisah, jadi gampang terbawa perasaan (Baper).
Orang baper itu mudah gelisah dan bersedih hati. Itu karena hatinya lemah, tidak kuat, dan tidak punya obatnya. Pada hakikatnya obatnya hati itu adalah membaca Qur'an. Karena Qur'an memang turun untuk sarana bagi hati manusia berbicara dengan Allah SWT. Bayangkan jika setiap hari, hati berbincang dengan yang menciptakannya. Insyaallah hatinya akan menjadi hati yang tangguh, kuat, dan bijaksana.
Jadi obat anti baper sebenarnya teramat gampang, mudah, dan gratis mendapatkannya yakni dengan membaca Al Qur'an.
“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al Qur’an) dari Tuhanmu sebagai penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada (hati), dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.” (QS. Yunus: 57)
Sebagaimana perkataan Ibnu Taimiyah,
“Al Qur’an adalah obat mujarab untuk hati. Al Qur’an menjadi obat bagi hati yang terkena syubhat (racun pemikiran) dan syahwat (nafsu jelek untuk maksiat).”
Tidak ada ruginya dekat dengan Al Qur'an, karena apapun yang dekat dengannya itu akan mulia dan dimuliakan. Maka siapapun yang dekat dengan Al Qur'an, gemar baca Qur'an, maka insyaallah hidup dan pribadinya akan mulia.
Jika pribadi kita mulia, akan sedikit orang yang mencaci dan hidup yang dijalani selalu ikhlas dan mudah memaafkan. Dengan begitu, pribadi kita tidak gampang gelisah, sakit hati, apalagi baper. Sekali lagi, obat anti baper yang murah meriah dan mudah didapat tidak lain adalah selalu membaca Al Qur'an.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Jumat, 29 Oktober 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
