KUTEMUKAN JIWA MENULISKU DI TANTANGAN 365 OLEH SITTI ASMAH, S.Pd.
#Tantangan Menulis Hari Ke-423
#Gurusiana_MGI
#Lomba Menulis Gurusiana 365
KOLOM
KUTEMUKAN JIWA MENULISKU DI TANTANGAN 365
OLEH: SITTI ASMAH, S.Pd.
Menjadi seorang penulis adalah salah satu mimpi yang aku idam-idamkan semenjak memasuki bangku kuliah. Sejak masuk universitas aku mulai gemar menuangkan ide dan pikiran dalam bentuk kata-kata. Namun, tulisan-tulisan itu hanya tertuang di buku diary saja. Aku belum berani menampilkan goresan itu di depan umum. Aku selalu merasa tulisan itu tak bermutu dan akan ditertawakan oleh orang yang membacanya. Sehingga lambat laun aktivitas menulisku mandek di tengah jalan hingga aku menjadi seorang pendidik.
Pada awal Oktober 2020 aku mulai bergabung di Komunitas Media Guru Indonesia. Pada mulanya aku hanya menjadi penyimak dan penikmat saja. Aku sangat senang membaca tulisan-tulisan yang diposting oleh anggota grup MGI. Para penulis di grup tersebut sangat hebat dan inspiratif.
Di komunitas MGI pula aku mengenal blok gurusiana yang fenomenal itu. Anggotanya juga tak kalah banyak dari Komunitas MGI. Rasa-rasanya aku terhipnotis bergabung juga di blog luar biasa tersebut. Aku ingin menguji nyaliku dalam berkarya. Aku merasa tertantang setelah sepekan bergabung di grup menulis MGI. Akhirnya aku memberanikan diri mendaftar menjadi anggota blog gurusiana, setelah terlebih dahulu mencari informasi yang berhubungan dengan blok gurusiana tersebut.
Informasi yang aku peroleh dari teman menjadi pedoman dalam bergabung di blok gurusiana. Dari informasi itu pulalah aku mendapat motivasi yang menggebu-gebu untuk memulai menorehkan karyaku kembali setelah lama vakum. Aku yakin blok gurusiana mampu menjadi wadah dalam menyalurkam bakat menulisku yang terpendam dan telah membeku. Aku memulai menulis dan mengawali tantangan di blog gurusiana dengan niat yang besar ingin menjadi penulis hebat.
Kalau boleh jujur pada awal mengikuti tantangan di blok gurusiana hatiku kadang was-was. Aku khawatir tak mampu menulis setiap hari. Aku takut tak mampu tembus satu tahun penuh menulis seperti teman-teman lainnya. Apalagi ada istilah remedy dalam mengikuti tantangan.
Kekhawatiran dan ketakutanku sebenarnya cukup beralasan. Sebagai seorang ibu rumah tangga sekaligus pendidik di sebuah madrasah, aku takut tak bisa membagi waktuku dengan baik. Faktor lupa dan faktor jaringan kadang kala membuatku khawatir bisa sewaktu-waktu remedy.
Tantangan ini sebenarnya sangat berat jika hanya dipikirkan saja. Olehnya itu, aku berusaha istiqamah dalam memanfatakan waktu. Aku berusaha mendisiplinkan diriku dalam menulis. Aku memilih menyetor naskah tulisan lebih awal. Selain jaringan masih bersahabat, hp yang kugunakan juga belum didominasi oleh buah hatiku. Hanya pagi harilah waktu strategis dan paling tepat bagiku menyelesaikan tantangan setiap harinya.
Dalam mengikuti tantangan menulis 365 hari di blok gurusiana ada kategori pencapaian. Kategori pencapaian itu masing-masing mendapatkan piagam penghargaan. Tantangan tiga puluh hari dapat piagam biru, enam puluh hari piagam perak, Sembilan puluh hari piagam emas, 180 hari piagam platinum, 270 hari piagam diamond, dan 365 hari piagam gurusiana 365.
Alhamdulillah aku bisa melewati kategori demi kategori dalam tantangan tersebut. Aku melaluinya tanpa tersandung atau terjatuh sedikitpun dari ketinggian. Walaupun setiap harinya kadang ide tulisan susah aku peroleh. Namun usahaku takkan surut untuk menuntaskan di setiap harinya. Tulisan apapun bisa tercipta jika niat dan kesungguhan selalu menemani. Akhirnya aku berhasil melewatinya dengan niat dan hati yang tulus, penuh keikhlasan, disiplin, tanggung jawab, dan ketekunan. Tantangan ini telah kulewati hingga titik puncak 365 hari. Alhamdulillah aku telah dinyatakan lulus verivikasi manual di nomor urut 266 tertanggal dua November 2021.
Walaupun aku sudah dinyatakan lulus tantangan 365 hari, namun aku berjanji dalam hati akan terus menulis sampai jemari tak bisa lagi bergerak. Bagiku menulis di blok gurusiana memberikan nilai lebih dalam segala hal. Aku mendapatkan banyak manfaat diantaranya teman yang mampu memberikan motivasi untuk terus maju dan berkembang. Aku mendapatkan pelajaran untuk selalu tekun, disiplin, bertanggung jawab, dan saling support satu sama lain. Dan tak kalah penting di blok ini pula aku menemukan kembali jiwa menulisku yang hampir punah.
Sinjai, 20 Desember 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
