DERITA IBU SITI Oleh Sitti Asmah
#Tantangan Menulis Hari Ke-509
#Gurusiana
#MGI_Baru
PENTIGRAF
DERITA IBU SITI
Oleh: Sitti Asmah
Betapa berat cobaan yang diderita ibu Siti. Sejak kejadian naas yang menimpanya, ibu Siti tak bisa berbuat apa-apa. Segala sesuatunya harus dibantu oleh suami, ipar, dan adik-adiknya. Kini ibu Siti hanya berbaring di pembaringan saja.
Selama dua hari ini muka, leher, dan betis ibu Siti sudah menghitam dan sebagian melepuh. Wajah ibu Siti seakan tak dikenali lagi saat ini. Hanya suara dan gaya bicaranya yang masih bertahan. Ibu Siti sedih melihat wajahnya saat ini. Ibu Siti berusaha ikhlas menerima keadaannya. Ibu Siti berusaha mengikuti petunjuk dokter. Ibu Siti rajin minum obat dan mengoleskan salep yang diberikan oleh dokter yang menanganinya.
Ibu Siti masih bersyukur karena nyawanya masih terselamatkan. Ibu Siti merasa malu jika ada yang melihat wajahnya. Banyak keluarga, teman, tetangga, dan juga siswa yang datang menjenguknya. Mereka mungkin penasaran mendengar musibah yang menimpa ibu Siti. Mereka datang dengan membawa amplop, makanan, obat, dan juga doa untuk kesembuhan ibu Siti. Penjenguk tersebut banyak menitikkan air mata kesedihan melihat penderitaan ibu Siti. Mereka tak kuasa melihat muka hancur ibu Siti. Semoga hati ibu Siti tak ikut hancur.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Rabu, 16 Maret 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
