KECEROBOHAN IBU SITI Oleh Sitti Asmah
#Tantangan Menulis Hari Ke-521
#Gurusiana
#MGI_Baru
PENTIGRAF
KECEROBOHAN IBU SITI
Oleh: Sitti Asmah
Pagi ini ibu Siti mencoba keluar rumah. Ibu Siti menyeret kakinya yang masih terasa sakit. Ibu Siti ke pekarangan rumah untuk menghirup udara segar. Ibu Siti juga ingin melihat-lihat bunga kesayangannya yang sudah tak terurus selama dia sakit.
Rasa sakit di lutut ibu Siti sudah mulai terasa. Ibu Siti tetap berjalan menuju jejeran pot-pot bunga kesayangannya. Ada enam buah pot yang kini kering tak pernah merasakan nikmatnya air. Bunganya juga sudah sangat layu. Ibu Siti sedih melihatnya.
Ibu Siti menuju kran air yang ada di dekat pagar. Ibu Siti mulai menyiapkan air di ember. Setelah embernya agak penuh ibu Siti berusaha mengangkat dan membawanya ke dekat bunga yang layu. Ibu Siti menyiram bunganya dengan penuh kasih. Ibu Siti berharap bunganya akan baik-baik saja. Ibu Siti tak ingin bunganya ikut menderita seperti yang kini dia rasakan. Kini bunga ibu Siti seakan tersenyum padanya. Namun, dalam hati ibu Siti meringis kesakitan dan menyeret kembali kakinya masuk dan langsung menghempaskan tubuhnya ke pembaringan. Luka di bagian betis kini berair dan sangat sakit. Rasa sakit itu akibat dipaksa berjalan walau belum sepenuhnya pulih. Ibu Siti sungguh ceroboh pagi ini.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Senin, 28 Maret 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
