Sitti Asmah, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
KIAT-KIAT PUSTAKAWAN MTsN 1 SINJAI DALAM MENGHIDUPKAN PERPUSTAKAAN DAN MENGGELORAKAN LITER

KIAT-KIAT PUSTAKAWAN MTsN 1 SINJAI DALAM MENGHIDUPKAN PERPUSTAKAAN DAN MENGGELORAKAN LITER

#Tantangan Menulis Hari Ke-721

#Gurusiana_MGI

#Lomba_Periode_Oktober2022

KOLOM

KIAT-KIAT PUSTAKAWAN MTsN 1 SINJAI DALAM MENGHIDUPKAN PERPUSTAKAAN DAN MENGGELORAKAN LITERASI DI LINGKUNGAN MADRASAH

OLEH: SITTI ASMAH

********************

Menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007, perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.

Perpustakaan diselenggarakan berdasarkan asas pembelajaran sepanjang hayat, demokrasi, keadilan, keprofesionalan, keterbukaan, keterukuran, dan kemitraan. Perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. Perpustakaan bertujuan memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dari uraian di atas, ada satu benang merah yang dapat ditarik bahwa perpustakaan adalah tempat untuk melayangkan informasi melalui koleksi bahan pustaka yang dimilikinya. Keberadaan suatu perpustakaan adalah memberdayakan masyarakat terutama civitas akademik dalam organisasi pendidikan agar memiliki kesadaran informasi yang baik. Kesadaran akan arti penting informasi inilah yang lazim disebut literasi informasi.

Jika kita mendengar kata perpustakaan, sebagian besar orang langsung terbayang rak-rak buku yang tersusun dengan rapi. Namun hal tersebut, tampaknya sudah sedikit bergeser dengan adanya perpustakaan digital atau moderen. Pertumbuhan perpustakaan digital semakin cepat karena kebutuhan akses informasi, hiburan, dan data-data yang valid dari jurnal, buku, dan karya tulis ilmiah.

Persoalannya adalah bagaimana kita bisa mengembangkan manajemen perpustakaan modern, sementara kondisi objektif perpustakaan di Indonesia rata-rata masih memprihatinkan. Misalnya tentang anggaran yang sangat kecil, kualitas sumber daya manusia yang masih rendah dan sarana prasarana yang terbatas. Kenyamanan membaca menjadi impian pelanggan perpustakaan sebagai seorang konsumen. Oleh karena itu, perpustakaan dengan pustakawan di dalamnya dituntut mampu mengatasi permasalahan ini dengan tetap menyajikan informasi bagi semua lapisan pelanggan secara mudah.

Perpustakaan tengah berbenah, perpustakaan sekarang tampak seperti mall buku, mall informasi dengan kapabilitas pelayanan yang tertata dan menarik. Perubahan yang terjadi di perpustakaan muncul akibat tuntutan zaman dan perubahan kebutuhan pengguna terhadap perpustakaan. Perpustakaan kini menjadi pusat informasi, dalam arti pusat pencarian ilmu yang sebenar-benarnya. Internet dan segala informasi dan akses di dalamnya kini ada di bawah kewenangan perpustakaan.

Analogi perpustakaan dengan jantung ini lah yang menjadi titik dasar peran dan fungsi perpustakaan yang perlu dianalisis, dipetakan, dan dikembangkan kembali. Tujuan utama dari pemetaan ini untuk mengetahui ruang lingkup kerja perpustakaan yang di era modern ini tidak bisa hanya ditugaskan sebagai penyuplai bahan pustaka. Perpustakaan dituntut memainkan peran informasi karya ilmiah seluruh civitas akademiknya, juga mediator antara kebutuhan informasi civitas akademik yang ada di dalam institusi pendidikan dengan informasi-informasi di luar institusi pendidikan yang hak pengerjaannya terletak di perpustakaan.

Mengapa harus di perpustakaan? Karena semua cabang ilmu pengetahuan ada di perpustakaan, tinggal bagaimana kita memberdayakan perpustakaan itu bukan hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku semata. Tetapi lebih dari itu, bagaimana kita menjadikan perpustakaan ini menjadi ruang belajar kontekstual, ruang berdiskusi, ruang berlatih, sehingga ada manfaat yang diperoleh, ada dampak yang dihasilkan untuk peningkatan kesejahteraannya.

Perpustakaan MTs. Negeri 1 Sinjai dalam peningkatan pelayanannya kepada warga madrasah kini telah menjalin kerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sinjai dalam rangka tata kelola perpustakaan. Pihak madrasah bekerjasama dalam pembinaan dan pengelolaan buku, kartu peserta, dan kearsipan yang berbasis otomasi perpustakaan atau library automation.

Perpustakaan MTs. Negeri 1 Sinjai juga memiliki banyak program unggulan diantaranya wisata baca satu kali dalam sebulan, literasi membaca satu kali sepekan di lapangan dan di taman literasi dengan menggunakan Koper Literasi tujuannnya meningkatkan minat baca dan membudayakan membaca demi pengembangan pengetahuan. Selain itu, perpustakaan MTsN 1 Sinjai juga mengadakan perlombaan yang berkaitaan dengan perpustakaan seperti lomba membuat poster literasi, pidato perpustakaan, dan cerdas cermat perpustakaan. Itu semua dilakukaan oleh pustakawan MTs. Negeri 1 Sinjai untuk lebih menghidupkan perpustakaan dan menggelorakan literasi di lingkungan madrasah tercinta.

Salam Literasi 💪💪💪

Sinjai_Jumat, 14 Oktober 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post