HIDUP DI PEDESAAN MENGAJARKAN KESEDERHANAAN Oleh Sitti Asmah
#Tantangan Menulis Ke1104
#Gurusiana_MGI Baru
#Cerpen
HIDUP DI PEDESAAN MENGAJARKAN KESEDERHANAAN
Oleh: Sitti Asmah
*****************
Di sebuah kampung kecil yang terletak di desa terpencil di Kabupaten Sinjai, hiduplah seorang anak yang bernama Alif. Alif tumbuh dalam kehidupan yang sederhana dan penuh kehangatan. Setiap pagi, dia terbangun dengan suara burung-burung dan kokok ayam yang riang menyambut matahari terbit.
Alif tinggal di sebuah rumah panggung berdinding kayu yang terletak di pinggir sawah. Setiap harinya, dia membantu orang tuanya bekerja di ladang. Dia belajar bagaimana menanam padi, merawat tanaman, dan memanen hasil pertanian. Meskipun pekerjaan itu kadang melelahkan, Alif selalu merasa bahagia dan bersyukur karena dia tahu bahwa hasil kerjanya akan memberikan makanan bagi keluarganya dan masyarakat desa.
Di sela-sela kesibukannya di ladang, Alif tidak pernah absen bermain dengan teman-teman sebayanya. Mereka sering bermain gasing, layang-layang, petak umpet, atau bermain sepak bola di lapangan terbuka. Mereka saling mendukung dan menjaga satu sama lain, menciptakan ikatan persahabatan yang kuat di antara mereka.
Selain itu, kehidupan pedesaan juga memberikan kesempatan bagi Alif untuk menjelajahi alam. Dia sering pergi ke sungai dekat desa untuk memancing bersama ayahnya. Mereka berdua duduk di tepi sungai, menikmati keheningan dan keindahan alam di sekitar mereka. Alif belajar menghargai alam dan menjaga kelestariannya.
Di malam hari, saat langit gelap dan bintang-bintang bersinar terang, Alif sering duduk di teras rumahnya sambil belajar atau menyelesaikan tugas dari sekolahnya ditemani suara jangkrik dan katak yang mengiringi malam. Dia merasa damai dan tenang, jauh dari hiruk-pikuk kehidupan perkotaan.
Kehidupan pedesaan mengajarkan Alif tentang nilai-nilai sederhana namun berharga. Dia belajar tentang kerja keras, gotong royong, dan kebersamaan. Dia belajar untuk menghargai alam dan tidak mengambilnya sebagai sesuatu yang sudah pasti. Kehidupan di pedesaan mengajarkan Alif tentang kehidupan yang sederhana namun penuh makna.
Dan begitulah, di tengah kehidupan pedesaan yang tenang dan indah, Alif tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berjiwa sosial, dan penuh rasa syukur. Dia membawa nilai-nilai kehidupan pedesaan ke dalam setiap langkahnya, menjadikannya seseorang yang berharga bagi masyarakat desa dan dunia di sekitarnya.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Rabu, 17 Januari 2024
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
