Sitti Asmah, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pak Tua dan Gadis yang Baik Hati  Oleh Sitti Asmah

Pak Tua dan Gadis yang Baik Hati Oleh Sitti Asmah

#Tantangan Menulis Ke1100

#Gurusiana_MGI BARU

#Cerpen

Pak Tua dan Gadis yang Baik Hati

Oleh: Sitti Asmah

*****************

Seorang bapak tua pergi berwisata bersama keluarga besarnya di suatu daerah yang berada di Sulawesi Selatan. Namun, nasib sial menimpa sang bapak. Beliau tertinggal dari keluarganya. Bapak tua itu tertinggal tanpa kesengajaan. Beliau terpisah saat mereka lagi asyik-asyiknya menikmati panorama alam yang disuguhkan tempat wisata tersebut. 

Bapak itu sudah berkeliling mencari keluarganya tetapi tidak kunjung ketemu. Bapak tua itu malah bertemu dengan pencuri yang merampas semua yang dimilikinya. Bapak tua itu kehilangan dompet beserta ponselnya sehingga tidak bisa menghubungi keluarga yang meninggalkannya di tempat wisata tersebut. Akhirnya bapak tua itu berjalan tanpa arah dan tujuan. Pakaiannya pun tak karuan. Beliau seperti pengemis dilihat dari penampilannya. Selama dua hari bapak itu berjalan dan tinggal di emperan toko. 

Bapak tua itu sangatlah memprihatinkan. Dia kelaparan karena sudah dua hari tidak makan. Sehingga dengan terpaksa mengambil roti dagangan orang. Pedagang melihat dan meneriaki pak tua yang membawa lari rotinya. Namun, seorang gadis cantik menghentikan teriakan pedagang tersebut. Gadis itu bersedia membayar roti yang diambil oleh pak tua. Gadis itu, membeli banyak roti dan menyusul pak tua yang diam-diam memakan roti yang dirampasnya tadi. Pak tua menyadari kehadiran gadis cantik itu sehingga merasa ketakutan. Pak tua minta maaf kepada gadis itu yang dia anggap akan melaporkan perbuatannya. Namun, tak disangka gadis cantik itu malah memberinya banyak roti dan menyuruhnya makan dengan sepuasnya. Pada awalnya pak tua menolaknya. Namun, gadis itu memaksanya sehingga pak tua pun mengambil roti pemberian si gadis. Pak tua sangat berterima kasih dengan tiada henti atas kebaikan gadis cantik tersebut. 

Bapak itu menceritakan keadaan yang sesungguhnya kepada sang gadis penolong. Setelah mendengar cerita pak tua, gadis itu menanyakan nomor telepon yang bisa dihubungi agar bapak tua itu bisa dijemput oleh keluarganya. Karena gadis itu yakin keluarga bapak tua itu pasti khawatir atas nasib bapak tersebut. Namun bapak tua itu mengatakan nomor keluarganya ada di ponsel yang dicuri. Gadis cantik itu tak kehilangan akal, dia memberikan uang yang dimilikinya kepada pak tua itu sebagai bekal atau ongkos naik mobil ke rumahnya, setelah yakin pak tua masih mengingat jalan pulang. Setelah itu gadis tersebut meminta kepada bapak tua itu untuk berhati-hati dan memberikan alamat rumahnya kepada bapak tua itu, sekiranya beliau tak bisa pulang ke rumahnya. Gadis cantik itu pun pamit kepada pak tua.

Setelah makan roti pemberian gadis cantik dan baik itu, bapak tua itu berusaha pulang ke rumahnya. Pak tua itu, menyetop taksi dan membawanya ke alamat yang masih diingat oleh beliau. Bapak tua itu sangat bersyukur bertemu dengan seorang gadis cantik dan baik hati yang memberikan ongkos pulang tanpa syarat yang harus dipenuhi olehnya. Alhasil, bapak tua itu sampai di rumahnya dengan selamat dan bertemu dengan keluarga yang sudah dua hari ini panik mencari keberadaannya. Pak tua itu menceritakan pengalamannya selama tertinggal dalam wisata tersebut. 

Satu tahun kemudian, pak tua yang ternyata orang terkaya di kotanya datang menemui gadis cantik yang pernah menolongnya. Pak tua itu datang bersama cucunya. Namun, sesampainya di alamat Gadis itu, pak tua sudah tak menemukan gadis cantik dan baik itu. Menurut orang yang ditemuinya, gadis itu sudah pindah ke kota untuk melanjutkan sekolahnya. Pak tua pun berlalu dari rumah tersebut untuk kembali ke kotanya dengan perasaan kecewa. Namun demikian, masih terselip asa di hatinya suatu hari nanti dipertemukan dengan gadis cantik dan baik hati yang pernah menolongnya.

Salam Literasi 💪💪💪

Sinjai_Kamis, 04 Januari 2024

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post