Malu Hati
Sofiawati
Tagur 12 (581)
Banyaknya diklat yang diadakan oleh sekolah semuanya bermuara bagaimana ada perubahan karakter pada siswa maupun guru ataupun pegawai, terutama dalam hal kejujuran. Bagi Siti kejujuran adalah hal yang utama, walaupun dengan kejujuran itu dia harus dibenci dan tidak di senangi oleh stafnya. Siti merasakan hidup tenang dengan bersikap jujur kepada siapapun, tanpa merasa takut. Walaupun terkadang ada diantara mereka mencoba untuk berbohong.
Dalam satu minggu ada jadwal libur satu hari buat mereka tenaga honor, tetapi mereka tetap bekerja dari rumah bila ada data yang dibutuhkan. Ini membuat cemburu yang PNS, minta untuk diberikan jadwal off juga satu hari. Tentu saja tidak bisa dikabulkan karena PNS memiliki tanggung jawab lebih apalagi saat ini ada pengisian E - Kinerja dan tunjangan pegawai dibayarkan sesuai berapa nilai E - kinerja mereka.
Bu Darmi salah seorang PNS menyampaikan dengan semangat yang berapi api bahwa Kepsek mengizinkan beliau untuk diberi jadwal off juga satu hari, tentu saja Bu Siti sebagai atasannya keberatan. “Saya tidak pernah menyampaikan bahwa Bu Darmi boleh off, tetapi karena kemarin ada urusan dalam pengurusan pensiun ke Taspen saya izinkan, tidak ada saya menyampaikan bahwa Bu Darmi ambil jatah libur”. Dihadapan kepala sekolah wajah Bu Darmi memutih bagaikan kapas. Bu Darmi tidak bisa berbicara hanya terdiam , malu hati karena ketahuan bohongnya.
Pariaman, 12 Januari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
