Sofiawati .M. Si

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Cincin Emas
dokumen pribadi

Cincin Emas

Sofiawati

Tagur 19 (633)

Cincin Emas

Ketika guru masih mengingat siswanya itu hal yang membahagiakan apalagi sampai saat ini masih menjalin komunikasi yang harmonis baik dalam dunia nyata maupun dalam media sosial.

Alhamdulillah alumni SMP yang terkenal dengan alumni Sakarek Ulu angkatan 88 (SU-88) diundang oleh salah seorang guru kami ketika di SMP dulu. Beliau adalah Pak Edi Gusti yang memegang mata pelajaran olahraga. Hampir semua siswa dekat dengan beliau, mungkin karena sikapnya yang humoris, perhatian dan peduli.

Selama ini beliau selalu aktif menyukai dan berkomentar pada status facebook pribadiku maupun facebook alumni Sakarek Ulu 88. Beliau selalu memberikan motivasi kepada kami muridnya untuk terus berbuat, peduli dan sukses. Itu juga membuat kami sangat menghormati beliau.

Hari ini beliau mengundang alumni angkatan 88 yang kebetulan ketua alumni penulis sendiri. Beliau awalnya menelpon dan bertanya, kemana beliau mengantar undangan. Penulis sampaikan telpon bapak saja sudah cukup dan kirimkan saja undangan lewat whatsapp pribadiku, biar penulis yang share di grup alumni nantinya. Beliau merasa sungkan, kurang etika rasanya hanya mengirim undangan lewat whatsapp. Penulis sampaikan bahwa dengan bapak menelpon itu menandakan bahwa bapak sudah menghargai dan mengingat kami sebagai murid , itu sudah membuat kami bahagia. Kami akan datang bukan karena kita bertemu, tetapi kami akan tetap datang memenuhi undangan bapak, mengingat jarak yang cukup jauh. Beliau akhirnya lega dan tertawa bahagia.

“Memang bu doktor paling bisa menyenangkan hati bapak ya, hormat dan salut bapak padamu, semoga semua alumni sukses dibawah kepemimpinanmu”. Aku tertawa bahagia saja mendengarnya.

Kebiasaan alumni SU 88 jika mendapat undangan dari guru kami, apabila yang menikah anak kandung beliau, maka kami alumni memberikan satu emas dalam bentuk cincin. Tetapi jika yang pesta bukan anak kandung , maka kami memberikan dalam bentuk uang saja.

Bahagia sekaligus haru terlihat dari wajah Pak Edi Gusti, saat menerima cincin pemberian alumni SU- 88 di depan istri dan anak beliau, guru kami yang sudah pensiun empat tahun yang lalu. Wajah yang sudah tidak muda lagi tetapi masih memperlihatkan semangat yang luar biasa. Doa kami semoga bapak sehat afiat selalu, sukses dan bahagia selalu bersama keluarga tercinta. Kepada semua guru dimanapun berada, menjalin silaturahim dengan siswa itu sesuatu banget bagi kita siswanya. Pada kesempatan ini aku juga menyumbangkan dua buah lagu untuk memeriahkan pesta anak Pak Edi.

Pariaman, 7 Maret 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post