Sofiawati .M. Si

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Cinta 88

Cinta 88

Sofiawati

Tagur 62

Part 15

Reva terlihat sangat bahagia, walaupun di awal kedatangannya, sikap Kang Arya sangat tidak peduli tetapi akhirnya berbuah manis

"Kita mau kemana say"

"Tanya Mbak Fitri, maunya kemana" balas Kang Arya

Reva segera mellihat kearah Mbak Fitri yang dari tadi menjadi pendengar setia.

"Aku terserah Kalian berdua saja, aku bahagia saja dimanapun" jawab Mbak Fitri

"Bagaimana jika kita nonton, saat ini ada film bagus lo" Reva memberi semangat

Akhirnya mereka bertiga sepakat untuk nonton, sambil menunggu jadwal masuk teater yang diambil 1 jam ke depan, Reva mencoba bertanya lagi kepada suaminya

"Apa maksud Kamu meminta aku untuk menemui Rindu"

Kang Arya melihat reva seperti ada kecemburuan disana, ada sebuah pertanyaan besar apakah ada hubungan antara Rindu dan Kang Arya sebelumnya

"Kamu tahu kenapa aku minta kamu kesana, itu tidak lain agar kamu melihat langsung bagaimana nasib seorang perempuan yang telah mengkianati suaminya, penyakit yang di derita yang tak kunjung sembuh, suami sakit stroke dan hidup terlunta-lunta tanpa rumah dan aku ingin kamu belajar dari kisah Rindu" .

Kang Arya menarik nafas panjang kemudian melanjutkan pembicaraannya

"Aku yakin kamu bisa menyelesaikan persoalan ini dan menyadarkan Rindu bahwa apa yang dilakukan selama berumah tangga, itu perbuatan yang salah dimata manusia dan tuhan"

Reva mendengarkan secara seksama apa yang disampaikan oleh suaminya tanpa berkedip dan baru memahami apa yang ada dipikiran Kang Arya

"Maafkan aku say, sempat terpikir jika kamu ada hubungan dengan Rindu"

Kang Arya mengambil tangan Reva seraya mengusap kepalanya

"Aku tidak akan mengkianati kamu sayang, kamu perempuan yang luar biasa dan aku berjanji semoga Allah selalu melindungi aku dari perbuatan yang tidak terpuji "

Reva merasa tidak sia-sia dia mendatangi suaminya dengan segala pelajaran dan hikmah yang diberikan. Prasangka buruk selama ini berangsur-angsur menghilang dengan sikap baik dan kejujuran suaminya.

"Ya Allah maafkan aku karena telah prasangka buruk terhadap suamiku sendiri", bisik hati Reva sambil bersyukur atas semua Rahmat yang Allah berikan

Mereka bertiga harus berdiri karena sudah ada pengumuman bahwa teater telah dibuka dan diminta segera memasukinya. Mereka bertigapun memasuki ruang teater dengan perasaan yang bahagia

Bersambung

Pariaman, 31 Oktober 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post