Sofiawati .M. Si

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Cinta 88
dokumen pribadi

Cinta 88

Sofiawati

Tagur 49

Part 9

Walaupun dalam keadaan hati yang tak karuan, Reva mengikuti permintaan suaminya, dengan mengajak Mbak Fitri sahabatnya ke alamat yang sudah diberikan oleh Arya. Reva mencoba mengendalikan perasaan yang tak terbendung,ingin rasanya menangis sejadi-jadinya, tetapi tetap saja berusaha tegar dan tidak mau terlihat sedih di depan Mbak Fitri.

Pertemuan yang sudah lama di nantikan karena kesibukan ini, harapan Reva ketika ketemu diberi pelukan sebagai tanda bahwa Kang Arya juga merinduinya. Lagi-lagi Reva mencoba memahami posisi suaminya, walaupun terkadang terlihat cuek, tetapi jauh di dalam hatinya sangat menyayangi Reva istrinya.

Dengan menghubungi grab akhirnya Reva dan Mbak Fitri sampai di tempat yang dituju. Reva mengetuk pintu sebagai tanda permintaan izin untuk masuk

"Assalamualaikum"

Belum ada suara yang menjawab dari dalam rumah, hingga Reva mengulangi lagi untuk mengucapkan salam

"Assalamualaikum, apa ada orang di dalam ?"

Akhirnya ada anak kecil yang keluar menyambut kedatangan kami dan menjawab salam

"Waalaikum salam, silahkan masuk bu , ibu mau cari siapa ?"

Sambil memasuki rumah yang sederhana itu, Reva memperhatikan anak kecil yang cantik dan pintar itu. Rambutnya yang lurus dengan hidungnya yang mancung, membuat gadis kecil itu sangat enak untuk dilihat. Sambil mendekati gadis itu Reva menundukan badannya sambil jongkok dan bertanya

"Siapa nama kamu gadis cantik"

"Alya bu"

"Alya sama siapa dirumah?"

"Sama ibu dan ayah, tetapi ayah sudah lama engga pulang, jadi Alya hanya sama ibu"

"Siapa nama ibu Alya sayang"

"Ibu Rindu"

Hati Reva berdebar-debar ketika nama Rindu disebut oleh gadis kecil ini, tetapi Reva mampu menyembunyikan perasaan galaunya dan tetap tersenyum.

"Ibu Rindu dimana sekarang ?"

"Ada bu", sambil menarik tangan Reva dan mengajak masuk ke dalam sebuah kamar

Reva dan mbak Fitri mengikuti gadis kecil itu, sambil memperhatikan seisi rumah yang sangat sederhana

Reva terpana melihat Rindu yang ada di dalam kamar itu sambil mendekat Reva kemudian menyalami tangan Rindu yang sedang tidur telentang diatas tikar

"Perkenalkan aku Reva dan ini sahabatku Mbak Fitri"

Bersambung

Pariaman, 18 Oktober 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post