Pendaki Gunung
Di tiktok banyak berseliweran cerita tentang pendaki gunung. Ada rasa heran yang bermukim di benakku melihat aksi mereka. Ngapain ya, mereka rela berpayah-payah menempuh perjalanan yang penuh tantangan?
Dari remaja, aku memang tak suka naik gunung. Kalau hanya melihat sih, aku senang. Di kampus, aku suka banget ngeliat teman-teman PA sedang latihan panjat tebing. Rasanya kayak ingin ikutan mencoba.
Kalau sekarang, aku sama sekali tak punya keinginan untuk panjat tebing. Masalahnya, lutut sudah tak bersahabat. Naik tangga aja sudah ngos-ngosan.
Waktu ke Bromo beberapa waktu yang lalu, aku punya cerita tak mengenakkan. Ternyata bukan hanya lutut yang tak bisa diajak kompromi. Nafas pun kayaknya nggak bisa bersahabat dengan hawa yang super dingin.
***
Kampung Asa, 18 Januari 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan