Rindu No Baper
Beberapa waktu yang lalu, saya adalah penulis aktif di No Baper. Hampir setiap bulan saya mengikuti event ini sehingga melahirkan sekitar dua puluh karya antologi bersama kawan-kawan penulis lainnya.
Beberapa bulan vacum bukan berarti saya sudah tak sayang lagi pada No Baper. Kerinduan untuk kembali padanya selalu bertakhta di dada. Akan tetapi, ada beberapa hal yang membuat saya terpaksa harus merelakan beberapa episode hanya berlalu begitu saja.
Malam ini, saya kaget saat membaca flyer dan mengetahui jika lonceng Cinderella sesaat lagi akan berbunyi. Duh, mana otak sedang tak bisa diajak kompromi karena beberapa persoalan yang cukup menyita energi. Oh, mungkinkah aku bisa menundukkan tantangan ini?
***
Kampung Asa, 26 Januari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan