Hujan yang Berlari
HUJAN YANG BERLARIYoen**hujan Februarisemakin kencang berlarimenabur senyapdi sudut-sudut ingatan yang kini mulai renta*basahnya mengundang rindupada perbincangan hangatsecangkir kopi dan perca-perca masa lalutentang pahit, manis, dan sisa lukayang menggenang di tepi hati*hujan yang berjalan tanpa tergesamenyudahi langkahnyasetiap rintik tumbuh menjadi doamengakar di bumimenatap tegak lazuardi*Kampung Asa, 7 Februari 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan