Mendadak Peragawati
Sore hari, jelang jam pulang kerja, ada sebuah kejadian langka yang mengundang tawa. Kejadian apakah gerangan?
Usai rapat dinas, mak-emak Martsanda mendadak jadi peragawati. Mereka berlatih melenggak-lenggok di depan kamera. Bukan untuk bikin konten, tetapi giat ini dilakukan dalam rangka persiapan lomba peragaan busana batik kerja.
Namanya mak-emak, lucu banget tingkahnya saat mencoba berlatih jalan. Dengan bentuk tubuh yang rata-rata gemah ripah loh jinawi, mereka berjalan dengan improvisasi masing-masing. Ada yang malu-malu kambing eh kucing, ada juga yang sengaja bertingkah jenaka.
Dari awal hingga akhir latihan, isinya banyak ketawa. Duh, tak bisa kubayangkan bagaimana penampilan kami besok, di hadapan banyak penonton dari luar madrasah. Yang jelas, tak mungkin bisa ketawa. Semoga besok aku nggak demam panggung. Mohon doanya ya, pembaca yang budiman.
***
Kampung Asa, 25 Februari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan