Dia untuk Pejuang Rupiah yang Tak Kenal Menyerah
Hari ini aku janjian sama teman-teman pengurus IPP Jember untuk ziaroh umroh ibunda Adik Nikmatul Khoiroh. Dari rumah aku diantarkan ke Ambulu oleh Pak Su. Lalu, aku naik bus menuju Balung.
Lama tak naik bus, rasanya asyik juga. Apalagi busnya istimiwir. Selain bersih dan ber-AC, tempat duduknya set dua-dua layaknya bus pariwisata. Para kru busnya pun ramah dan sopan, membuat penumpang merasa nyaman dalam perjalanan. Udah gitu, tarifnya murah lagi. Ambulu-Balung cuman sepuluh ribon.
Di balik nilai-nilai positif yang saya paparkan, ada satu hal yang membuat dada ini terasa sesak. Dari Ambulu, penumpangnya hanya tiga orang dan hingga sampai ke Balung tak ada tambahan sama sekali. Padahal seingatku, beberapa tahun yang silam, ketika aku masih sering bepergian dengan bus, sepanjang jalan dari Ambulu ke Balung, pasti banyak penumpang yang naik. Saat berangkat dari terminal pun penumpangnya lumayan banyak.
Waktu sampai di Tamansari, bus sempat berhenti untuk mengambil seragam driver yang selesai dilaundry. Nah, di sini ada seorang bapak yang naik dan berdiri di pintu, lalu memeriksa penumpang bus dari tempatnya berdiri.
"Hanya tiga orang?" ujar bapak yang sepertinya seorang kru bus juga.
"Iya, dijalani saja" jawab Pak Sopir sambil tersenyum.
Detik-detik berikutnya terjadi percakapan singkat antara si bapak, sopir, dan kenek bus. Intinya mereka memperbincangkan betapa sepinya penumpang. Dari percakapan itu aku bisa menangkap betapa tegar hati para kru bus dalam menghadapi masalah dalam perjuangan berburu rupiah. Mereka menjalani hidup dengan mengalir saja dan optimis bila saatnya panen rezeki akan tiba, yaitu saat hari raya.
Ya Rabb, lindungi para kru bus yang berjuang untuk mengepulkan asap dapur dengan bertualang di jalan yang kadang tak ramah. Mudahkan rezeki mereka, berkahi setiap kilometer yang mereka temph. Cukupkan kebutuhan keluarganya, dan jadikan pekerjaan mereka sebagai ladang pahala.
***
Kampung Asa, 1 Maret 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan