Telasan
Hari raya ketiga, lalu lintas padat merayap. Berbeda dengan hari raya pertama, hari kedua dan seterusnya mobilitas kendaraan jauh lebih padat.
Kalau hari pertama, biasanya orang-orang termasuk saya masih bersilaturahmi ke rumah tetangga kanan kiri, sedangkan hari-hari berikutnya ke rumah saudara yang jauh. Hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya kemacetan.
Untuk menyiasati problematika ini, kita harus bisa menyusun strategi. Pertama, dengan strategi management waktu. Jika ingin bepergian jauh, sebaiknya berangkat pagi-pagi. Misalnya setelah salat Subuh, dijamin aman dari macet. Pulangnya diusahakan setelah Maghrib.
Strategi kedua, cari jalur alternatif. Kalau ke rumah kakak di Paseban, biasanya kami memilih jalur pantai selatan. Alhamdulillah, setiap lebaran kami tak pernah terjebak macet. Di samping itu, perjalanan juga terasa lebih menyenangkan karena bisa sambil menikmati pemandangan laut.
Strategi ketiga, jangan mudah tergiur untuk "njajan" karena dalam suasana lebaran biasanya banyak pedagang kagetan yang menawarkan aneka jenis makanan. Ingatlah bahwa setelah lebaran, kebutuhan kita masih banyak. Jangan sampai setelah lebaran, terjadi kemacetan dalam transaksi belanja alias "telasan."
***
Kampung Asa, 23 Maret 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan