Kritis
Malam Minggu, Pak Su mengajakku ke Ambulu, kota kecilku yang kini jarang kusapa. Semenjak mutasi ke Jember, Ambulu jadi sering terlupakan. Sesekali saja aku datang menghampiri.
Sampai di Gladak Jati, aku melihat kendaraan rada macet. Ternyata jembatan legendaris itu telah mengalami kerusakan hingga arus kendaraan harus buka tutup. Di bagian tengah sepertinya mulai berlubang dan di ujung barat dan timur telah retak. Duh, ngeri.
Semoga jembatan yang berada di jalan poros menuju Ambulu ini segera mendapatkan penanganan. Walaupun kondisinya telah kritis, semoga tidak sampai memakan korban.
***
Kampung Asa, 16 Mei 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan