Buat Si Bungsu
Rindu yang terlalu
Laksana bara yang diam-diam menjelma air mata
Membakar sunyi di setiap jeda
Lalu jatuh di pelupuk senja
*
Rindu yang terlalu
Tumbuh di ujung jari-jemari
Menetas perlahan dalam goresan pena
Menjemput impian yang tertinggal di benak pagi
*
Rindu yang terlalu
Bertakhta dalam secangkir kopi
Pahitnya berlalu
Manisnya menjelma bait-bait doa
***
Kampung Asa, 4 Juni 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan