SRI WAHYUNI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Membeli Mimpi

Siang hari, usai masak untuk persiapan berbuka puasa, aku duduk-duduk santai di ruang keluarga bersama Mas Ocha dan Pak Su. Tiba-tiba gawai berbunyi. Adik syantik memanggil, demikian notifikasi yang tertera di layar gawai.

Begitu kuangkat, celoteh riang si bungsu membuka percakapan.

"Mama, aku mau ujian."

"Ujian apa Dik?" tanyaku sambil tersenyum riang menatap wajah si bungsu yang terlihat semakin cantik berbalut riasan ala dia sendiri. Duh, si bungsu kian pandai bersolek, gumamku dalam hati.

"Ujian sembarang. Pokoknya semua materi yang sudah diajarkan."

"Bahasa Inggris juga?"

"Iya."

"Semangat ya, Dik. Semoga sukses."

Sekian detik berlalu dan si bungsu dengan semangat menceritakan kisah-kisahnya saat berenang dan visit airport, Rabu dan Kamis kemarin.

"Pas naik paku bumi ya Ma, ada temenku yang nangis. Padahal dia tuh cowok lho!"

Si bungsu terus berceloteh riang tentang kisah-kisahnya dan hatiku pun bagai tersiram air es. Kini aku menyadari bahwa kekhawatiranku selama ini terlalu berlebihan. Ya Rabb, terima kasih atas anugerah kesehatan yang Engkau anugerahkan pada si bungsu. Atas pertolongan-Mu, semoga anakku bisa meraih mimpinya.

***

Kampung Asa, 26 Juni 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post