Membeli Mimpi (13)
Siang hari, udara dingin masih setia menyelimuti diri. Langit cerah terbentang indah dan mentari tersenyum ramah, seolah enggan mengusir hawa dingin yang bertakhta sejak pagi.
Siang yang sejuk menghadirkan ketenangan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Dalam dekapan udara yang teduh, netraku riang menelusuri setiap ayat dalam mushaf Al-Qur'an. Di hadapan firman-Nya, aku seolah menemukan kesabaran dan keikhlasan yang selama ini dengan susah payah aku perjuangkan.
Semakin lama aku tenggelam dalam lantunan ayat-ayat-Nya, semakin dalam rasa damai menyentuh jiwa. Hati yang selama ini acapkali retak karena badai yang tak jua reda, perlahan bersandar di dermaga bernama bahagia. Ya Rabb, terima kasih atas lautan kasih-Mu yang Maha Luas dan tak bertepi.
Di tengah kesejukan yang kurasakan, kabar bahagia menyapa dari Jogja. Si bungsu dinobatkan sebagai influencer terbaik dari 68 siswa. Sebuah pencapaian yang layak disyukuri, sebagai buah dari proses yang tak mudah dilalui oleh si bungsu. Prestasi ini bukan sekadar penghargaan, melainkan sebuah bukti bahwa si bungsu benar-benar bertanggung jawab dengan pilihannya. (Bersambung)
***
Kampung Asa, 18 Juli 2026
# Tagur hari kesebelas
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
