SRI WAHYUNI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Menggenggam Asa

Menggenggam Asa

Ketika resah dan gelisah menyapa jiwa tanpa jeda, jangan pernah berkata lelah. Genggamlah asa dan ikatlah dengan doa. Yakin dan percaya bahwa Allah akan senantiasa menuntun langkah dan memancarkan cahaya dalam hati yang senantiasa mengingat-Nya.

Sabar itu memang ringan di lidah tetapi berat di langkah. Oleh karena itu, untuk menumbuhkan sabar perlu perjuangan. Ada peluh dan air mata yang harus kita pertaruhkan, ada lelap yang harus kita tinggalkan di sepertiga malam, dan ada sunyi yang menjadi jembatan komunikasi antara kita dan Sang Khalik.

Wahai jiwa-jiwa yang rapuh, jangan menyerah hanya karena badai sedang singgah. Tak selamanya bumi akan terkurung dalam gelap. Masih ada fajar yang setia menemani kita menjalani pagi, masih ada senja yang menghadirkan pesona sebagai pelipur lara.

***

Kampung Asa, 5 Juli 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post