Nak, Tetaplah di Jalan Allah
Menyudahi setiap perdebatan, bukan berarti aku sudah pasrah dan siap larut dalam segala inginmu. Ada prinsip yang harus tetap kau pegang bahwa engkau boleh jauh dari pandangan tetapi jangan pernah menjauh dari-Nya.
Aku telah berjuang keras meluruhkan ego yang sekian lama bersemayam di dalam diri, sembari belajar memahami jalan yang kau pilih, meski bukan jalan yang kuinginkan. Tak peduli seberapa banyak air mata yang aku pertaruhkan demi sebuah pemahaman yang mendalam bahwa engkau memang layak memilih bintang yang kau anggap paling terang.
Anakku, dalam sujud yang panjang tak pernah alpa kutitipkan namamu. Kupinta pada Allah agar sayapmu senantiasa dikuatkan untuk terbang meraih impian. Semoga setiap lelah yang kau hadapi kelak menjelma bahagia dan setiap doa yang kupanjatkan menghadirkan cahaya-Nya.
***
Kampung Asa, 7 Juli 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan