Nantikan Daku
Nobaper benar-benar bikin baper. Dari FB Mas Eko, aku mendapatkan info jika Nobaper edisi khusus adalah cerpen bertema romansa dan berbahasa daerah masing-masing. Duh, tantangan ini kok terasa berat ya? Menulis dengan bahasa daerah rasanya lebih sulit daripada dengan Bahasa Indonesia.
Teringat olehku, kali pertama aku bergabung dengan Nobaper. Waktu itu jenis tulisan yang diminta adalah esai bertema covid. Aku menulis dalam Bahasa Jawa dengan judul "Corona, Ndang Minggata." Senang sekali rasanya, tulisanku bisa dimuat di buku yang kece badai bersama penulis dari Sabang sampai Merauke.
Untuk tantangan kali ini, aku ingin sekali bergabung. Akan tetapi, aku harus mengumpulkan kekuatan agar bisa mencurahkan rasa dalam bahasa daerahku. Semoga aku bisa menundukkan tantangan ini. Nobaper, nantikan daku ya?
***
Kampung Asa, 19 Juli 2026
# Tagur hari kedua belas
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan