Secercah Harapan
Hari ini aku bahagia banget. Tiga kelas yang aku masuki, seluruh siswanya begitu antusias mengikuti kegiatan pembelajaran. Mereka, baik yang kelas delapan maupun kelas sembilan baru kali ini bertemu denganku. Sebelumnya, mereka diajar oleh guru lain.
Saat istirahat kedua, ada dua siswa yang datang menghampiri. Mereka bilang, "Bu, saya ingin bisa menulis buku."
Ucapan polos mereka laksana segelas es jus apukat yang berjalan perlahan menelusuri tenggorokanku. Segar dingin rasanya. Di antara galau yang kurasa karena kehilangan para siswa penulis karena mereka telah lulus, kini terobati. Para calon pemain baru telah menampakkan gejala bisa diajak berlari.
Awal yang baik ini semoga menjadi penyemangat untukku. Semoga aku bisa mendampingi mereka dengan penuh kesabaran, dalam berproses menjadi seorang penulis. Ya Rabb, berilah hamba kekuatan untuk selalu menghidupkan budaya literasi di madrasah tercinta.
***
Kampung Asa, 16 November 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan