Bensin Langka
Fenomena bensin langka kembali terjadi di daerahku. Setiap SPBU yang kulalui sepanjang jalan dari rumah ke sekolah, menunjukkan antrean panjang hingga meluber ke jalan raya. Sementara itu, kios kecil dan pom mini sama sekali tak menampakkan tanda-tanda kehidupan. Bertanya pada Mbah Google, aku mendapatkan jawaban bahwa yang membuat antrean panjang sebenarnya bukan karena BBM langka, melainkan karena kepanikan masyarakat yang berlebihan (panic buying). Isu kenaikan BBM di September 2026 membuat masyarakat cemas dan mereka terdorong untuk "memborong" BBM sebelum kenaikan terjadi. Bagi pekerja yang setiap hari menempuh perjalanan jauh seperti aku, kesulitan mendapatkan BBM menjadi masalah besar. Kemarin, saat pulang sekolah aku sempat deg-degan karena tak menemukan kios bensin yang buka. Untung saja, ketika hampir sampai di rumah, aku melihat tetanggaku yang menjual bensin sedang dikerubuti pembeli. Alhamdulillah, stok bensin di tangki sementara aman untuk perjalanan PP sehari. Untuk keesokannya lagi, nggak usah dipikirkan sekarang, biar hati jadi tenang. Semoga lusa, keadaan sudah kembali normal. Aku tak ingin daring lagi seperti saat jalan Gumitir diperbaiki. *Kampung Asa, 7 September 2026# Tagur hari ke-60
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan