Kemaruk
Siang hari, benakku dipenuhi keinginan untuk membeli aneka masakan. Apa ini efek setelah sakit? Mulai "kemaruk", kata orang Jawa.
Ingin udang, pas mampir di warung, udangnya kosong. Akhirnya, aku berpindah ke lain hati eh, lain menu. Ikan tuna dan tahu bersantan terlihat begitu memikat. Setelah dibungkuskan, aku tertarik membeli tumisan pare.
Meskipun aneka masakan telah siap santap, ada perkedel kentang juga yang kubeli online di warung dekat sekolah, anganku masih berbelanja aneka masakan. Hm, kayak mau ada acara prasmanan aja. Ingin ini dan itu.
Ketika waktu makan tiba, ternyata aku hanya tertarik pada tahu bersantan dan perkedel kentang. Sementara sederet menu lainnya hanya meringkuk di dalam kulkas. Ambyar.
***
Kampung Asa, 24 September 2026
# Tagur hari ke-77
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan