Penantian Panjang
Pernikahan sebagai gerbang keluarga
Enak tak enak jalani bersama
Nelangsa hati menanti kehadiran
Anak sebagai belahan jiwa
Namun apa daya manusia
Tuhan punya kehendak lain
Ingin rasanya hati menjerit
Atas semua peristiwa ini
Niat segera menimang cucu
Pupus untuk sementara waktu
Apalah daya manusia
Nyawa dalam raga mungil
Jiwa dalam janin lelaki
Adalah milik Allah ta'ala
Niat suci kalah dengan takdir Illahi
Gerimis pagi membawamu pulang tuk selamanya
==//==
#tantangan G365/50
Gubuk Indah, 9 Februari 2022
===//===
Akrostik sederhana perjalanan panjang anak sulung dalam usaha memiliki permata hati. Delapan tahun menikah baru pertama kali mengandung. Namun Allah berkehendak lain. Jamin lima bulan dalam kandungan memilih segera keluar untuk kembali kepada Allah.
Terima kasih atas doa yang tulus dari sahabatku. Mohon maaf sekali lagi karena pakde belum mampu membalas komentar yang masuk di sriyonospd.gurusiana.id.
Semoga pakde mempunyai kekuatan untuk bangkit dari kesedihan agar segera dapat melanjutkan SKSS seperti biasanya.
Semoga kebaikan hati sahabatku yang tulus mendoan "cucu" harapan kami, mendapatkan limpahan pahala dari Allah. Aamiin ya robbilallamin.
Salam sehat.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
