Cerita Pagi 18
Bagi sebagian orang Jawa khususnya Jawa Barat, tentu tidak asing dengan Mang Engking. Namun bagi pakde, kata tersebut terdengar asing. Apalagi jika dikatakan dengan rumah makan yang berkonsep alam pedesaan.
Nah, semalam setelah usai Magrib, tiba-tiba anak bungsu meminta sang kakek dan nenek untuk ganti pakaian. Ada apa gerangan hingga harus ganti pakaian segala?
Bukankah sebagai orang beriman, kita terbiasa berpakaian rapi dan sopan? Baik saat di rumah maupun keluar rumah? Apalagi sebagai pendidik, kita sudah terbiasa memakai seragam lengkap. Hal itu tidak sekadar mengikuti aturan yang berlaku saja. Lebih dari itu, kita juga memberikan contoh nyata kepada warga sekolah.
Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Pepatah bijak yang ditanamkan dalam lingkungan pendidikan di tanah air. Pepatah bijak tersebut seolah menjadi menu wajib seorang pendidik.
Namun cerita pagi kali ini tidak membahas masalah di atas. Ternyata ajakan si bungsu agar kakek dan nenek si embul ganti pakaian untuk diajak makan bersama. Mang Engking yang berada di barat kota Solo menjadi pilihannya. Pingin nolak tapi tak enak hati. Akhirnya ngikut saja kemauan mereka.
Eng ing eng ..., si hitam melaju membelah jalan nasional di tengah hujan rintik-rintik. Si bungsu bersama kakek dan nenek duduk di bangku tengah. Sementara si bungsu bertindak sebagai sopir ditemani sang istri.
Dasar bayi, kendaraan baru melaju beberapa kilometer, eh si embul sudah tidur pulas dalam dekapan sang nenek. Bahkan hingga sampai tujuan si embul masih nyaman tidur. Rupanya si embul menikmati sejuknya udara malam kota Solo barat.
Saat kami tengah menikmati makanan dan minuman yang dipesan, eh si embul terbangun dari tidur. Entah karena kedinginan atau haus ingin minum susu. Sang kakek, buru-buru cuci tangan mendekap si embul sambil melihat puluhan ekor ikan yang berebut sisa makanan.
Sahabat, itulah secuil cerita pagi tentang ungkapan rasa syukur atas kelahiran si embul yang genap satu tahun dan ibu si embul yang mendapat anugerah naik pangkat di tempat tugasnya.
Terima kasih ya Allah, atas segala nikmat yang Engkau berikan kepada kami.
*
Alhamdulillah masih ada kunjungan dan komentar tertinggal di **(censored)** pada pada Selasa bahagia.
Tercatat ada komentar dari Bunda Fransiska Fajar Tri Hartini, Mas Burhani Abu Bakar, Bunda Siti Aisyah, Bunda Cicik Rahayu, Bunda Ernasari Fitriati, Mas Bambang Heru Istiyanto, Mas Rochadi Arif Purnawan, Bunda Amel Yasin, Bunda Nanik Wijayanti dan Bunda Siti Jamiatu Sholihah.
Selamat pagi selamat beraktivitas dengan kesibukan masing-masing. Semoga selalu diberikan nikmat sehat dan nikmat sempat untuk SKSS dan berbagi kebaikan kepada sesama.
Salam sehat

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
