Cerita Pagi 28
Sudahkah hari ini kita sedekah?
Sedekah dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.
Walaupun menurut sebagian orang, sedekah lebih afdol jika dilakukan pada hari dan waktu tertentu. Coba lihat toko-toko di Solo, mereka memajang tulisan:"ngamen hari Jumat". Maksudnya mereka akan memberi sedekah kepada pengamen pada Jumat saja. Pada hari lain, mereka tidak menyediakan uang recehan. Namun menurut pakde, sedekah dapat dilakukan setiap saat dan waktu, selama enam hari selama seminggu.
Memberi sedekah juga dapat dilakukan dimana saja. Boleh di tempat kita bekerja. Dapat juga di sekitar tempat tinggal. Di perempatan lampu merah, di halte bus, stasiun kereta api, pasar tradisional dan tempat lain yang terdapat orang berkerumun maupun duduk sendiri. Tidak tertutup kemungkinan pada penjaga perlintasan kereta api tanpa palang. Orang yang membantu mengatur lalu lintas dan masih banyak lagi yang lain.
Sedekah bisa diberikan kepada tetangga sekitar rumah. Boleh juga kepada orang lain yang ditemui selama dalam perjalanan. Bahkan diberikan kepada sanak saudara maupun orang lain yang tidak kita kenal sekalipun.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia V, ada empat jenis sedekah.
Pertama, sedekah arwah: dilakukan untuk menghormati dan mendoakan orang meninggal. (tradisi nyadran, kenduri menjelang Ramadan, peringatan 40, 100, setahun dan 1.000 hari orang meninggal)
Kedua, sedekah bumi: sedekah yang diadakan sesudah panen (memotong padi) sebagai tanda syukur. (tradisi wayangan, larung sesaji di laut, larung kepala kerbau)
Ketiga, sedekah kubur: selamatan ketika menguburkan mayat. (kenduri saat orang meninggal, sekaligus peringatan 3 hari)
Keempat, sedekah rebutan: sedekah yang diperbuatkan oleh orang banyak.(yaqowiyu: tradisi menyebar kue apem pada bulan kedua Hijriah di Jatinom, Klaten)
Nah sahabat, sedekah jangan ditunda. Segera tunaikan jika kita mempunyai sedikit kelebihan rezeki untuk diberikan kepada orang lain. Satu yang pasti, saat kita sedekah hanya berharap rida Allah, bukan karena untuk pamer kekayaan.
*
Terima kasih kepada sahabat yang masih setia mengunjungi **(censored)** untuk berbagi kebaikan.
Tercatat ada kunjungan dan komentar dari Oma Fransiska Fajar Tri Hartini, Mas Burhani Abu Bakar, Bunda Cicik Rahayu, Bunda Sofiawati, Mas Bambang Heru Istiyanto, Bunda Anita Wanodia, Bunda Siti Jamiatu Sholihah dan Bunda Nanik Wijayanti.
Selamat beraktivitas semoga senantiasa sehat dan sukses selalu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
