Cerita Pagi 46
#tantanganG365/462 (1.170)
Hujan yang turun pada masa pancaroba sungguh membuat pengendara sepeda motor cukup kerepotan. Seperti kemarin sore. Perjalanan pulang dari sekolah menuju gubuk indah di Boyolali Tersenyum tak luput dari turunnya hujan.
Jika pada Sabtu dan Senin hujan turun hampir sepanjang perjalanan pulang. Maka Selasa kemarin, hujan dengan intensitas rendah sempat membuat pakde kerepotan. Berpikir agar tidak basah kuyup, laju sepeda motor matic sempat berhenti di Bendung Sidorejo, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.
Bukan untuk berteduh, tapi menyempatkan diri memakai jas hujan. Setelah jas hujan bagian atas terpakai, laju sepeda motor matic berlanjut menyusuri tepi aliran sungai Serang bagian timur. Jika pada sisi barat sungai terdapat Desa Rambat, Kecamatan Geyer, maka sisi timur sungai terdapat Desa Kalangbancar, Kecamatan Geyer. Kedua desa dipisahkan aliran sungai yang belum memiliki sarana penghubung berupa jembatan.
Setelah keluar dari menyusuri jalan perempuan, sampailah di sisi timur Bendungan Kedungombo. Bendungan yang cukup menghebohkan proses pembebasan lahan pada masa pemerintahan Soeharto. Rintik-rintik hujan yang sempat mengiringi perjalanan pulang akhirnya reda. Untuk antisipasi turunnya hujan di tempat lain, jashujan tetap terpakai.
Namun apa yang terjadi? Sepanjang perjalanan dari Bendungan Kedungombo hingga memasuki perempatan Colomadu, cuaca cerah. Mungkin pengguna jalan yang lain berpikiran jika pakde sudah tak waras alias stres bin gila.
Eh, lepas dari perempatan Colomadu jelang pertigaan Ngasem, masih di daerah Colomadu terjadi antrian panjang. Ada truk pembawa material pasir Merapi yang mengalami kerusakan akibat as roda belakang patah. Saat menunggu giliran untuk melintas, tiba-tiba hujan turun cukup deras.
Alhamdulillah, saat yang lain disibukkan dengan memakai jas hujan, pakde tenang-tenang saja karena jas hujan masih melekat pada badan. Anehnya, belum sempat melintas antrian, hujan tiba-tiba reda. Mengingat waktu antrian cukup panjang dan memakan waktu cukup lama, maka tak sedikit pengguna jalan basah kuyup.
Itulah secuil cerita pagi saat perjalanan pulang dari sekolah pada Selasa sore. Tak ada salahnya jika sahabat pecinta perjalanan dengan sepeda motor membawa jas hujan. Sedia payung sebelum hujan lebih baik daripada kehujanan dalam perjalanan.
Ingat, musim pancaroba yang biasa ditandai dengan perubahan cuaca secara tiba-tiba bisa membawa akibat negatif jika kondisi tubuh kurang fit. Batuk, pilek, demam, dan kepala pusing menjadi gangguan kesehatan yang sering datang saat musim pancaroba.
*
Terima kasih kepada semua sahabat yang masih setia SKSS dan berbagi kebaikan bersama **(censored)** pada Selasa bahagia.
Tercatat ada kunjungan dan komentar dari Bunda Fransiska Fajar Tri Hartini, Bunda Rismalasari, Bunda Ernasari Fitriati, Bunda Sofiawati, Mas Trianto Ibnu Badar, Bunda Evi Dayanti, Bunda Cicik Rahayu, Mas Rochadi Arif Purnawan, Bunda Amel Yasin, Bunda Nanik Wijayanti, Mas Bambang Heru Istiyanto dan Bunda Anita Wanodia.
Selamat pagi selamat beraktivitas dengan kesibukan masing-masing. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan bagi sahabat muslimindan muslimah yang melaksanakan.
Jangan lupa bahagia walaupun tanggal semakin tua. Salam sehat.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
