Cerita Pagi 52
#tantanganG365/468 (1.176)
***
Bercerita tentang sesuatu yang hilang dari tangan dan pandangan kita, tentu banyak sekali macamnya. Mulai kehilangan sesuatu yang remeh hingga kehilangan sesuatu yang sangat berharga.
Baru kehilangan kancing baju satu buah saja, kita sudah dibuat kalang kabut. Apalagi saat baju yang ingin kita pakai pada acara khusus. Sudah membuat seisi rumah dikerahkan untuk mencari. Ya tentu saja sulit ditemukan, karena kita tidak tahu pasti kapan kancing baju itu lepas. Beda jika pas dipakai tiba-tiba jahitannya lepas dan kancing jatuh tepat di bawah kita berdiri.
Bagaimana jika kita kehilangan sesuatu yang sedikit berharga? Misalnya kehilangan anak ayam. Atau anak ayam terlepas dari induknya. Mungkin buat masyarakat kota memelihara ayam merupakan sesuatu yang mustahil. Ngapain repot pelihara ayam. Kalau mau makan daging ayam toh tinggal beli yang sudah siap saji atau beli yang mentah dimasak sesuai selera.
Lain cerita bagi masyarakat desa. Memelihara ayam untuk menambah penghasilan keluarga. Sekaligus mencegah sisa makanan terbuang percuma. Lagi pula rumah orang yang tinggal di desa biasanya memiliki pekarangan luas. Sehingga ayam peliharaan yang dilepas liarkan tidak mengganggu warga sekitar.
Tetap semangat buat sahabat yang sudah kehilangan separuh nyawa. Belahan jiwa sudah berpulang mendahului kita. Ini kehilangan yang paling berharga. Tak dapat diungkapkan dengan rangkaian kata Indah.
Semoga apa yang telah hilang dan terlepas dari genggaman kita digantikan yang lebih baik oleh Allah Swt. Aamiin ya robbilallamin.
*
Terima kasih telah setia mengunjungi **(censored)** untuk SKSS dan berbagi kebaikan bersama sriyonospd.gurusiana.id.
Tercatat ada kunjungan dan komentar dari lima sahabat keren. Ada Oma Fransiska Fajar Tri Hartini, Mas Bambang Heru Istiyanto, Mas Rochadi Arif Purnawan, Bunda Cicik Rahayu dan Mas Burhani Abu Bakar.
Selamat beraktivitas dengan kesibukan masing-masing. Tetap semangat bekerja walau sedang ibadah puasa Ramadan.
Salam sehat.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
