Poin Langka
#tantanganG365/513 (1.219)
Gubuk Indah, 19 Mei 2023
***
Saling kunjung saling sanjung merupakan salah satu rutinitas yang digemari gurusianer hebat seantero Nusantara. Begitu juga dengan pakde Blangkon, salah satu gurusianer dari Jawa Tengah dengan tugas keseharian sebagai pendidik dengan tugas tambahan sebagai kepala sekolah.
Jarak tempuh dari gubuk indah nya di Boyolali Tersenyum menuju tempat tugas di Grobogan Bersemi terbilang tidak lazim. Bagaimana bisa dikatakan lazim jika setiap hari harus pergi pulang sejauh 75 kilometer dengan waktu tempuh 2 jam?
Profesi guru sudah dijalani sejak lulus dari IKIP Semarang pada 1987 di sekolah swasta yang tak jauh dari gubuk indah nya di Boyolali Tersenyum. Penghasilan yang jauh dari layak, tak menyurutkan niat mencerdaskan anak bangsa. Kondisi itu dialami hampir 2 tahun.
Berkat kesabaran dan ketekunan, alhamdulillah SK CPNS dari pemerintah turun pada Februari 1989 dengan penugasan di SMP Negeri 2 Geyer di Kabupaten Grobogan. Sejak saat itu, pakde Blangkon dengan setia menjalani profesi pendidik secara laju menggunakan angkutan umum.
Berangkat pagi buta menggunakan bus dari Semarang menuju Terminal Tirtonadi Solo. Kemudian berganti bus jurusan Solo-Purwodadi. Jarak tempuh sekitar 65 kilometer harus diselesaikan dalam waktu lebih 3 jam. Namun demikian, pakde Blangkon jarang terlambat, bahkan dibilang cukup rajin.
Berbekal SK Bupati Grobogan, per 5 Januari 2018 pakde Blangkon mendapat tugas baru sebagai kepala sekolah di SMP Negeri 3 Geyer di Desa Asemrudung. Jarak sekolah lama menuju sekolah baru sekitar 15 kilometer. Itu artinya pakde Blangkon harus menempuh perjalanan 80 kilometer sekali jalan.
Agar perjalanan tidak terhambat dan tepat waktu, maka sepeda motor menjadi pilihan utama. Alasannya cukup sederhana, demi efisiensi waktu dan biaya. Sekolah barudi desa tertinggal dengan akses jalan masih memprihatinkan dijalani dengan sabar dan tawakal. Tak terasa 4 tahun 6 bulan jabatan tersebut disandang pakde Blangkon.
Tiba-tiba turun SK Bupati Grobogan pada awal Juli 2022 yang memerintah pakde pindah tugas ke SMP Negeri 4 Geyer di Desa Suru.
Baik SMP Negeri 2 Geyer, SMP Negeri 3 Geyer, dan SMP Negeri 4 Geyer. Kesemuanya berada di Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan dengan jarak yang terbentang cukup jauh. Mengingat dari SMP Negeri 3 Geyer menuju SMP Negeri 4 Geyer berjarak sekitar 30 kilometer.
Nah sejak mengenal MediaGuru Indonesia pada awal 2018 inilah ada sesuatu yang setia digeluti pakde Blangkon berupa tulis menulis. Maka tak mengherankan jika 3 buku tunggal lahir setelah mengikuti pelatihan satu guru satu buku 2018.
Satu lagi yang rutin dilakukan sebelum berangkat ke sekolah berupa tantangan menulis selama satu tahun tanpa putus. Bahkan hingga saat ini tantangan menulis tanpa putus masih rutin dilakukan demi menjaga tali silaturahmi.
Alhamdulillah, siang kemarin poin langka nangkring di blog **(censored)** berupa deret hitung, 234567! Luar biasa mantap.
*
Terima kasih kepada semua sahabat yang masih setia SKSS dan berbagi kebaikan bersama **(censored)** pada Kamis manis.
Tercatat ada kunjungan dan komentar dari Oma Fransiska Fajar Tri Hartini, Bunda Ernasari Fitriati, Mas Bambang Heru Istiyanto, Mas Burhani Abu Bakar Arsyad, Bunda Anita Wanodia, Bunda Siti Jamiatu Sholihah dan Bunda Nanik Wijayanti.
Salam Jumat mubarok bagi kaum muslimin dan muslimah. Salam damai dan sejahtera untuk kita. Semoga nikmat Allah tercurah kepada gurusianer hebat bersama keluarga tercinta.
Salam sehat.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
