Hari Kedelapan Belas
#tantanganG365/589 (1.297)
Gubuk Indah, 3 Agustus 2023
***
Nasi bungkus biasa kita bawa ke tempat kerja manakala di rumah belum sempat sarapan pagi. Entah karena terburu-buru mengejar waktu, atau karena pasangan kita belum menyiapkan menu makanan.
Di zaman modern, bungkus nasi bahannya beragam. Zaman dahulu, bahan untuk membungkus berasal dari alam. Bisa berupa daun pisang maupun daun jati. Bahkan di daerah tertentu yang tidak terdapat pohon pisang dan pohon jati, bisa menggunakan daun dari jenis pohon tertentu.
Seperti saat jelang lebaran, kita terbiasa mengkonsumsi ketupat. Bahan utama membuat ketupat tentunya berupa beras. Daun kelapa muda (janur) menjadi bahan pembungkus yang dianyam sesuai selera. Ada yang berbentuk segi empat. Ada juga bentuk lain sesuai selera.
Namun sekarang bahan pembungkus tidak sekadar daun. Mengingat di kota semakin langka menemukan daun pisang dan daun jati. Maka digunakan bahan bekas, seperti: koran, majalah, buku, modul, buletin dan lainnya. Tak jarang kita menemukan laporan keuangan dari instansi tertentu.
Seiring meredup nya media cetak, muncul plastik sebagai alternatif membungkus. Baik untuk membungkus makanan maupun minuman. Ada plastik yang sekali pakai. Ada plastik yang bisa dipakai berulang-ulang.
Tentu pemakaian plastik sekali pakai sebagai bahan pembungkus dapat membawa dampak negatif. Tidak sekadar dampak langsung yang terkait dengan kesehatan sang pemakai. Tetapi juga dampak lain berupa limbah plastik yang mencemari lingkungan.
Kebiasaan menggunakan plastik sebagai bahan pembungkus kini juga sudah mewabah di desa-desa yang konon masih banyak dijumpai tanaman pisang dan jati. Mereka berdalih menggunakan pembungkus dari plastik lebih praktis dan tampilan terlihat rapi.
Nah masihkah kita membawa bekal atau membeli sarapan dengan bungkus plastik sekali pakai? Sayangi bumi tercinta agar lestari bagi generasi penerus yang akan datang. Kalau tidak kita mulai dari sekarang, terus kapan?
*
Terima kasih kepada Bunda Zuyyinah, Bunda Rina Lisnaningsih, Mas Burhani Abu Bakar Arsyad, Bunda Cicik Rahayu, Mas Bambang Heru Istiyanto, Bunda Siti Jamiatu Soliha, Opa Sunindio, Mas Rahman dan Bunda Nanik Wijayanti yang sudah meluangkan waktu untuk SKSS dan berbagi kebaikan.
Selamat beraktivitas dengan kesibukan masing-masing. Jangan lupa sarapan pagi agar perut tidak kembung saat berkendara menggunakan sepeda motor.
Salam sehat.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
