Sriyonospd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Merdeka atau Lari

Merdeka atau Lari

#tantanganG365/605 (1.313)

Gubuk Indah, 19 Agustus 2023

***

Jika pada masa awal kemerdekaan kita mengenal semboyan "Merdeka atau mati", "Sekali merdeka tetap merdeka!". Kini kita dihadapkan pada kenyataan "Merdeka atau Lari".

Seperti dua tulisan episode sebelumnya yang mengulas tentang banyaknya warga masyarakat yang tidak peduli dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78. Ada yang dengan enjoy menikmati tanggal merah dengan gowes bersama komunitasnya. Ada yang pergi ke tempat wisata. Ada pula yang tetap beraktivitas sebagaimana hari biasanya.

Bahkan saat pengibaran bendera merah putih oleh petugas upacara, masih ada warga masyarakat yang asal lewat. Jangankan hormat bendera, berhenti saja mereka tak tertarik. Entah apa yang ada di pikiran mereka. Sepertinya mereka sudah merasakan manisnya perjuangan tokoh-tokoh pendahulu.

Begitu juga saat upacara penurunan bendera. Kejadian yang serupa pada saat pengibaran bendera kembali terulang. Apa yang penulis rasakan dan lihat benar-benar membuat hati sedih. Sudah begitu parahkah jiwa nasionalisme bangsa kita?

Apa yang penulis rasakan dan lihat saat upacara pengibaran bendera di tingkat kecamatan tak jauh beda dengan upacara penurunan bendera di tingkat kabupaten.

Pagi hari penulis menempuh perjalanan 70 kilometer demi menghadiri undangan peringatan detik-detik proklamasi di tingkat kecamatan. Sore hari walaupun tanpa undangan penulis menyempatkan diri untuk mengikuti upacara penurunan bendera di tingkat kabupaten.

Tentu tidak bergabung ke dalam barisan. Cukup berdiri tegak di luar area upacara penurunan bendera yang dijaga ketat oleh petugas kepolisian dibantu petugas dari TNI. Namum ada rasa haru, saat penulis melakukan hormat bendera, ternyata seorang penonton tiba-tiba melakukan sikap yang sama.

Itu artinya jiwa nasionalisme masih ada di hati sang bapak yang bertindak sebagai penonton, walaupun notabene beliau bukan ASN. Mungkin orang tua/keluarga yang kebetulan menjadi salah satu peserta upacara penurunan bendera. Salut buat bapak.

Salam merdeka.

*

Terima kasih kepada Oma Fransiska Fajar Tri Hartini, Bunda Cicik Rahayu, Mas Rochadi Arif Purnawan, Mas Burhani Abu Bakar Arsyad, Mas Bambang Heru Istiyanto, Bunda Nanik Wijayanti, Bunda Kur Asriatun dan Bunda Amel Yasin yang masih setia SKSS dan berbagi kebaikan bersama sriyonospd.gurusiana.id.

Selamat menikmati akhir pekan bersama keluarga tercinta bagi sahabat dengan lima hari kerja. Tetap semangat menjalankan aktivitas bagi sahabat dengan enam hari kerja. Jangan lupa bahagia.

Salam sehat.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post