Sriyonospd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Aksi Nyata

Aksi Nyata

#tantanganG365/1.381

Gubuk Indah, 6 Oktober 2023

***

Aksi nyata bukan hal baru dalam kehidupan pendidik. Sejak kita memasuki dunia pendidikan sebagai pendidik tentu sudah melakukan aksi nyata. Maka jangan heran jika Implementasi Kurikulum Merdeka yang didukung oleh Platform Merdeka mengajar muncul Aksi Nyata. Terkesan sebelum IKM diterapkan seorang pendidik dianggap diam tidak melakukan aksi nyata. Sungguh naif jika sebelum IKM pendidik dianggap diam saja tanpa aksi nyata.

Ingat sebagai pendidik profesional tentu kita sudah terbiasa dengan aksi nyata. Mulai dari menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, melaksanakan proses belajar mengajar, mengadakan evaluasi belajar, melaksanakan program perbaikan dan pengayaan terhadap peserta didik sudah tentu merupakan bukti sah aksi nyata.

Belum lagi pendidik dengan tambahan tugas sampingan yang tidak ringat. Menjadi wali kelas juga membutuhkan perhatian ekstra agar peserta didik yang menjadi asuhan yang bisa mengembangkan potensi belajar secara maksimal. Peserta didik taat dan patuh dengan tata tertib kelas dan sekolah serta kesepakatan kelas yang dibuat bersama.

Belum lagi pendidik yang mendapat tugas tambahan sebagai bendahara bantuan operasional sekolah. Sudah tentu dia tidak saja mencurahkan tenaga untuk mengajar di kelas, tetapi dituntut menyelesaikan laporan keuangan sekolah terkait dana BOS tepat waktu. Menjadi bendahara BOS bukan pekerjaan ringan. Tidak setiap orang mampu menjadi bendahara BOS dengan aneka ragam tuntutan yang harus dikerjakan.

Tugas tambahan sebagai pembantu kepala sekolah juga tidak ringan. Mereka tidak saja dituntut melaksanakan proses belajar mengajar, tetapi juga dibebani pekerjaan lain yang perlu waktu, tenaga, dan pikiran. Pada satuan pendidikan setingkat sekolah menengah pertama ada empat pembantu kepala sekolah. Mulai dari urusan kurikulum, hubungan masyarakat, kesiswaan hingga urusan sarana dan prasarana.

Bahkan ada curah pendapat dari beberapa pembantu kepala sekolah di tempat lain yang mengurusi kesiswaan merasa tertekan dan terancam oleh pihak lain. Mereka merasa tidak nyaman dengan semakin banyaknya kasus perundungan dan tindak kekerasan yang melibatkan peserta didik. Satu sisi dia harus menegakkan tata tertib sekolah. Sisi lain harus berhati-hati dengan ucapan dan tindakan saat menangani peserta bermasalah agar tidak berurusan dengan penegak hukum.

Sedikit ringgan mungkin beban tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah. Ada sekolah dengan satu wakil kepala sekolah. Ada sekolah dengan dua wakil kepala sekolah. Jika sekolah itu hanya memiliki satu wakil kepala sekolah, maka dia akan membawahi empat pembantu kepala sekolah. Namun jika sekolah itu memiliki dua wakil kepala sekolah, maka masing-masing wakil kepala sekolah hanya membawahi dua pembantu kepala sekolah.

Nah apa yang dikerjakan oleh pendidik tanpa tugas tambahan dan fokus mengajar, pendidik sebagai wali kelas, pendidik sebagai bendahara BOS, pendidik sebagai pembantu kepala sekolah dan pendidik sebagai wakil kepala sekolah tentu sudah melakukan aksi nyata!

Hanya saja apa yang mereka lakukan sebelum berlakunya IKM tidak diabadikan dalam bentuk foto/gambar kegiatan. Dokumen yang mereka buat berupa narasi dari setiap kegiatan, bukan berupa foto!

Sejak berlakunya IKM, mau tidak mau seorang pendidik dengan tugas tambahan apapun termasuk kepala sekolah harus mendokumentasikan seluruh kegiatan dan diupload pada Platform Merdeka Mengajar pada Aksi Nyata.

Celakanya bagi pendidik dan kepala sekolah yang tidak suka swafoto harus minta bantuan orang lain untuk mengambil foto setiap kegiatan yang dilakukan. Sebagai abdi negara kita hanya bisa samikna wa atokna, sendika dawuh. Ikuti saja apa yang dikenhendaki, toh zaman terus berputar. Kemarin Kurikulum 2013, dua atau tiga tahun terakhir Implementasi Kurikulum Merdeka. Stelah itu pasti muncu kurikulum baru. Percayalah!

*

Terima kasih kepada Oma Fransiska Fajar Tri Hartini, Bunda Cicik Rahayu, Bunda Siti Jamiatu Soliha, Bunda Amel Yasin, Bunda Ernasari Fitriati, Mas Bambang Heru Istiyanto, Bunda Zuyyinah dan Bunda Anita Wanodia yang sudah berkunjung serta berbagi kebaikan.

Salam sehat dan sukses selalu buat sahabat bersama keluarga tercinta. Salam Jumat mubarok bagi kaum muslimin dan muslimah. Jangan lupa berbagi kebaikan walaupun hanya sebesar biji sawi.

Salam sehat.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post