Terlambat Bangun
#tantanganG365/1.389
Gubuk Indah, 14 Oktober 2023
***
Terlambat bangun alias bangun kesiangan merupakan sesuatu yang tidak mengenakkan bagi orang yang mempunyai aktivitas rutin. Beda dengan orang yang santai atau tidak mempunyai agenda rutin. Sebagai pendidik dengan enam hari kerja sudah tentu terlambat bangun menjadi masalah besar. Khususnya bagi pendidik yang mempunyai tempat tugas jauh dari tempat tinggal. Beda dengan pendidik dengan lima hari kerja, Sabtu bisa sedikit santai dengan bermalas-malasan di tempat tidur.
Seperti yang pagi ini pakde alami. Kondisi cuaca yang akhir-akhir ini membuat suhu pada malam hari biasanya dingin, entah mengapa di Boyolali terasa sedikit gerah. Sudah hampir seminggu terakhir selalu dibuat susah tidur akibat cuaca gerah. Pendingin ruang yang hanya menyemburkan angin tidak mampu membuat tidur nyenyak. Badan berkeringat menjadikan mata susah terpejam.
Hal itu mencapai klimaksnya semalam. Waktu sudah menunjuk 22.35 WIB namun mata belum terpejam. Bude yang tidur di sisi kanan masih juga asyik membuka android. Entah pukul berapa mata pakde bisa terpenjam. Tahu-tahun terjaga saat waktu menunjukkan 02.15 WIB. Masih terlalu larut untuk beranjak dari tempat tidur guna menunaikan salat malam.
Sesaat setelah melihat jam dinding, mata kembali terpejam. Biasanya satu jam kemudian terjaga dari tidur. Eh pagi ini baru membuka mata saat waktu menunjukkan 05.00 WIB. Celaka, jelas terlambat bangun! Budepun juga masih terlelap tidur. Baru terjaga setelah lampu kamar tidur menyala terang. Kami terbiasa tidur dengan ruang gelap.
Padahal 05.00 WIB jika tidak terlambat bangun sudah menapaki jalan sejauh lima belas sampai dua puluh kilometer. Bergegas mandi dan salat Subuh menjadi rutinitas awal yang tertunda. Tepat 05.20 WIB sepeda motor baru keluar dari halaman gubuk indah. Saat yang sama bude menyapu halaman. Mengetahui pakde terlambat bangun, bude berpesan:"Jangan ngebut, sak tekane wae." Seraya membukakan pintu gerbang.
Alhamdulillah suasana akhir pekan menjadikan jalanan terlihat lengang. Sepeda motor sport bisa dipacu sedikit lebih kencang. Rata-rata kecepatan paling dikisaran 70 kilometer per jam. Dan tak terasa 06.45 WIB kuda besi sudah memasuki halaman sekolaah dengan selamat tak kurang apapun juga. Baru ada beberapa pendidik yang datang.
Aktivitas selanjutnya, menjadi tukang parkir yang mengarahkan peserta didik untuk menempatkan sepeda motor secara rapi. Setelah guru piket datang, pakde berlanjut menjadi tukang pungut sampah. Luar biasa, saat Jumat siang pulang sekolah dalam keadaan bersih. Eh Gara-gara kegiatan ekstra pramuka mendapati sampah berserakan. Pola hidup bersih dan sehat di lingkungan warga sekolah ternyata masih rendah.
*
Terima kasih kepada Bunda Zuyyinah, Bunda Rina Lisnaningsih, Bunda Cicik Rahayu, Ma Burhani, Bunda Nanik Wijayanti, Bunda Amel Yasin, Bunda Ernasari Fitriati, Bunda Anita Wanodia, Bunda Siti JS dan Mas Rochadi yang sudah meluangkan waktu untuk SKSS.
Selamat menikmati akhir pekan bagi sahabat dengan lima hari kerja. Tetap semangat buat diri sendiri dan sahabat dengan enam hari kerja. Jangan lupa bahagia walaupun terlambat bangun. Tidak perlu ngebut yang penting cepat tapi selamat.
Salam sehat.

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
