20. Sosok Ayah (2)
20. Sosok Ayah (2)
Ayah
Sosokmu menjadi kekuatan bagi bahtera sebuah rumah tangga
Kau memberi kenyamanan bagi semua
Tanpa memilih dan memilah
Semua cinta kau bagi rata
//
Peluh jatuh menetes bukti cintamu pada keluarga
Demi menunaikan kewajibanmu yang mulia
Tanpa mengharapkan balas jasa
Hanya mengharap ridho yang Kuasa
//
Ayah
Karena keikhlasan dan ketulusanmu
Aku bisa tumbuh menjadi pribadi yang tangguh
Aku untaikan kata-kata ini hanya untukmu
Pejuang hebat keluarga
//
Untuk semua yang telah kau berikan kepadaku
Ayah, terimalah salam hormatku untukmu
Jasamu dan pengorbananmu sungguh suatu kemuliaan
Yang akan selalu ku kenang sepanjang hidupku
//
Termas, 200126
20.02
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan