21. Lelah
22. Lelah
Mata yang sendu menatap sayu
Tak peduli raga ini letih menyatu
Demi asa yang masih padu
Namun berjuang tuk masa depan beradu
//
Ayah, perjuanganmu sungguh buatku haru
Mengais rezeki tanpa ragu
Meski banjir peluh hingga membeku
Hanya pada tuhan tempatmu mengadu
//
Ayah, semoga Allah senantiasa membantu
Meringankan beban hidupmu
Yang selama ini membelenggu
Untuk mengharap semua asa padamu
//
R7H,210126
12.11
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan