ST. SHOBIBUL BAROKAH

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

20. Pendidikan inklusif Mewujudkan Sekolah yang Adaptif

Pendidikan Inklusif Mewujudkan Sekolah yang Adaptif

Inklusif, terutama dalam dunia pendidikan, mengacu kepada pendekatan yang memastikan semua individu, tanpa memandang latar belakang atau kebutuhan khusus, memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Definisi Pendidikan inklusif menurut para pakar

1. Salamanca Statement (1994): Menyatakan bahwa pendidika inklusif Adalah hak asasi manusia, Dimana setiap anak, termasuk mereka yang memili disabilitas, berhak untuk belajar di sekolah biasa tanpa diskriminasi.

2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 70 2009: Menyatakab bahwa Pendidikan inklusif memberikan kesempatan kepada semua peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kelainan dan potensi kecerdasan Istimewa, untuk belajar Bersama dalam lingkungan Pendidikan yang sama.

Pendidikan inklusi merupakan pembelajaran dimana pelajar berkebutuhan khusus dan pelajar tanpa disabilitas belajar secara bersamaan. Pelaksanaan pendidikan inklusi menekankan bahwa seluruh siswa dapat diterima tanpa diskriminasi. Hal tersebut ditujukan untuk melatih anak dengan kebutuhan khusus agar dapat bersosialisasi dengan orang lain. Dengan bersosialisasi, membiasakan anak untuk berempati dengan temannya serta dapat mengenali dan mengelola emosinya. Salah satu cara efektif untuk mengatasi diskriminasi adalah dengan mengadakan sekolah reguler yang berorientasi pendidikan inklusif.

Hal ini juga dilakukan di sekolah kami, ada anak berkebutuhan khusus yang belajar bersama di kelas regular tanpa membeda-bedakannya. Meski demikian, ada beberapa perlakuan yang berbeda, namun masih dalam hal yang wajar. Misalnya kegiatan yang membutuhkan fisik, dia tidak dibebani untuk melakukannya. Karena memiliki kekurangan dalam fisiknya.

Untuk datang ke sekolah pun digendong oleh orang tua hingga duduk di bangku sekolah. Untuk aktifitas selama di sekolah teman-temannya pun bergantian membantunya secara sukarela.

Karena keterbatasan tersebut, sekolah membelikannya kursi roda. Mengingat, yang bersangkutan berasal dari keluarga yang tidak mampu. Dan fasilitas gedung juga sudah ramah anak berkebutuhan khusus. Dengan dibangunnya tangga khusus kursi roda di setiap gedung.

Pelaksanaan pembelajaran siswa inklusif di sekolah formal tetap sama dengan siswa lainnya, tidak ada perbedaan kedudukan, hanya saja yang membedakannya ialah pelayanannya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post