5. Senandung Pagi (2)
Senandung Pagi
Tetesan embun berkilau di ujung ranting
Membalut bumi dengan kesegarannya
Tak seberkaspun cahaya memancar
Membangunkan dunia dari keterpurukan
//
Tarian burung indah di awan
Meniti nada diantara biru angkasa
Desir angin lembut menyapa
Mencium harum aroma surgawi
//
Gemericik air diantara hijau tebing
Mengalir laksana dawai yang berdenting
Angin berbisik mesra menyapa
Memaksa aku untuk selalu berlapang dada
//
Termas, 120226
20.36
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan